Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Industri Sawit Perkuat Perlindungan dan Hak Perempuan Pekerja
Rabu, 26 Agustus 2026 11:14 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perlindungan terhadap perempuan pekerja semakin menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan industri kelapa sawit yang berkelanjutan dan inklusif.
Pelaku usaha di sektor ini terus memperkuat penerapan kesetaraan gender, mulai dari pemenuhan hak ketenagakerjaan hingga penciptaan lingkungan kerja yang aman dan setara.
Ketua Bidang Kampanye Positif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Edi Suhardi mengatakan, pelaku industri kelapa sawit terus mendorong penguatan perlindungan dan pemberdayaan perempuan pekerja.
Upaya tersebut dilakukan antara lain melalui pemenuhan hak ketenagakerjaan serta penciptaan lingkungan kerja yang aman dan setara bagi perempuan.
Ia menjelaskan, prinsip kesetaraan gender telah diadopsi dalam berbagai regulasi dan skema sertifikasi, baik standar nasional Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) maupun standar internasional Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO).
Baca juga : BPDP Percepat Peremajaan Sawit Rakyat, Libatkan 187.782 Pekebun
“Di GAPKI kami juga sudah menerbitkan panduan teknis atau petunjuk pelaksanaan mengenai bagaimana melakukan pengarusutamaan gender di perkebunan sawit,” kata Edi di Jakarta, Rabu (26/8/2026).
Menurut Edi, kesadaran, komitmen, implementasi, dan operasionalisasi prinsip kesetaraan gender di sektor perkebunan dan industri kelapa sawit nasional terus menunjukkan perkembangan positif.
Saat ini, kata dia, sudah banyak perusahaan sawit di Indonesia yang membentuk komite gender sebagaimana dipersyaratkan dalam RSPO.
“Bukti bahwa industri sawit ini makin sesuai dengan standar kesetaraan gender adalah mayoritas perkebunan sawit telah memiliki SOP tentang gender equality. Mayoritas juga sudah memiliki komite gender di perusahaan maupun di tingkat lapangan,” ujarnya.
Selain membentuk komite gender, sejumlah perusahaan sawit nasional mulai menyediakan wadah bagi perempuan untuk menyampaikan aspirasi serta melaporkan berbagai persoalan yang berkaitan dengan ketimpangan, permasalahan ketenagakerjaan, hingga diskriminasi gender.
Baca juga : Sawit Akan Penuhi 60 Persen Kebutuhan Minyak Nabati Dunia pada 2050
Wadah tersebut sekaligus menjadi bagian dari mekanisme penanganan kasus. Perusahaan menyediakan saluran pelaporan yang menjamin kerahasiaan pelapor serta menindaklanjuti setiap laporan dengan tetap memperhatikan aspek kerahasiaan.
Di sisi lain, perusahaan terus melakukan sosialisasi dan edukasi mengenai hak-hak perempuan, termasuk hak atas keselamatan dan kesehatan kerja serta hak-hak ketenagakerjaan.
“Dulu kan banyak sekali kasus di mana ibu-ibu yang membantu suami tidak dibayar. Sekarang hal seperti itu tidak boleh lagi. Jadi, hak-hak perempuan sekarang dijamin,” tegasnya.
Komitmen GAPKI dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak bagi perempuan pekerja selaras dengan upaya pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) untuk mewujudkan pembangunan industri kelapa sawit yang setara, sehingga perempuan dan laki-laki memiliki kesempatan untuk berpartisipasi, berkontribusi, serta memperoleh manfaat dari pembangunan sektor tersebut.
Selain mendorong penciptaan kesempatan kerja yang lebih inklusif, BPDP terus berupaya memperkuat kapasitas kelembagaan, meningkatkan partisipasi perempuan dalam sektor kelapa sawit, serta mendukung penerapan tata kelola industri yang semakin baik dan berkelanjutan.
Baca juga : Hilirisasi Sawit Buka Peluang UMKM Indonesia Tembus Pasar Ekspor
Edi menambahkan, mekanisme perlindungan terhadap perempuan pekerja tidak hanya tersedia melalui lembaga internal perusahaan.
Perempuan pekerja juga dapat menyampaikan laporan atau pengaduan kepada dinas ketenagakerjaan apabila menghadapi persoalan di lingkungan kerja.
“Sehingga, sebenarnya sekarang tidak ada ruang bagi perusahaan untuk tidak melakukan mainstreaming gender dan mengoperasionalkan kesetaraan gender dalam kegiatan perusahaan. Pengawasan juga dilakukan secara ketat oleh pemerintah maupun NGO. Mereka secara konstan melakukan monitoring,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya