Dark/Light Mode

Tarif Transjakarta Naik, Wibi: Kualitas Layanan Juga Wajib Naik

Kamis, 1 Oktober 2026 21:55 WIB
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Nasional Demokrat (NasDem), Wibi Andrino. Foto: DPRD DKI
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Nasional Demokrat (NasDem), Wibi Andrino. Foto: DPRD DKI

RM.id  Rakyat Merdeka - Rencana penyesuaian tarif Transjakarta menjadi Rp 5.000 mendapat dukungan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Nasional Demokrat (NasDem), Wibi Andrino.

Namun, Wibi memberikan catatan tegas. Jangan sampai tarif naik, tetapi kualitas pelayanan jalan di tempat. Menurut dia, tarif Transjakarta sebesar Rp 3.500 sudah berlaku cukup lama.

Baca juga : Warganet Protes, Disuruh Pake Angkutan Umum Tapi Ongkos Transjakarta Malah Naik

"Sehingga penyesuaian ini wajar," ujar Wibi kepada Rakyat Merdeka, Kamis (1/10/2026).

Meski mendukung, dia menegaskan kenaikan tarif harus dibarengi peningkatan kualitas pelayanan. Warga yang membayar lebih mahal harus mendapatkan layanan yang semakin baik.

Baca juga : Pramono Siapkan Modal TransJakarta Layani Rute Kepulauan Seribu

Mulai dari ketersediaan armada, kenyamanan penumpang, keamanan hingga ketepatan waktu perjalanan harus ditingkatkan. "Namun harus tegas: tarif naik, kualitas layanan juga wajib naik," tegasnya.

Wibi juga mengingatkan pentingnya menjaga subsidi bagi masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai penyesuaian tarif justru membebani kelompok warga yang selama ini bergantung pada transportasi publik.

Baca juga : Gaji Stagnan, Bensin Naik, Tarif Transjakarta Ikut Menyusul: Makasih Lho Pak!

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan penyesuaian tarif layanan transportasi umum mulai 1 Januari 2027. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan penyesuaian tersebut mencakup Transjakarta dan Transjabodetabek, termasuk layanan Mikrotrans dan JakLingko.

“Akan diumumkan angkanya berapa, tapi mulai efektif 1 Januari," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.