Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Kepatil Covid-19, Empat Awak Bus Sekolah Diamankan Ke Wisma Altlet
Senin, 21 Juni 2021 16:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Empat tenaga penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP) Unit Pengelola Angkutan Sekolah (Upas) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, yang terkonfirmasi positif Covid-19 dievakuasi ke Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat.
Kepala Upas Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ali Murthadho mengatakan, mereka yang kepatil Covid-19 terdiri dari dua pengemudi, satu tenaga mekanik dan satu office boy. Ditambahkan Ali, pihaknya juga telah melakukan tracing dan swab PCR terhadap karyawan lain yang melakukan kontak erat dengan empat PJLP terpapar Covid-19 tersebut. Hasil PCR kemungkinan keluar pada pekan ini.
Baca juga : Dipicu Covid-19, Indosat Garap Sektor Kesehatan
"Hasil swab PCR di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati ada empat PJLP kita yang terpapar COVID 19. Seluruhnya sudah kita evakuasi ke Wisma Atlet. Mudah-mudahan tidak ada penambahan lagi," kata Ali, Senin (21/6/2021).
Menurut Ali, pihaknya sampai saat ini masih melakukan swab antigen terhadap seluruh PJLP Upas yang berjumlah 426 orang. Tes antigen dilakukan di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati dan rumah sakit rujukan yang selama ini bekerja sama dengan pihaknya.
Baca juga : Alhamdulillah, 87.708 Pasien Covid-19 Sembuh Dari Wisma Atlet
"Setiap apel pagi, siang dan malam, kita selalu menegaskan agar semua kru Upas mematuhi protokol kesehatan," pungkasnya.[MEL]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya