Dark/Light Mode

UGM Buka Pendaftaran IUP Gelombang 2 Hingga 28 April 2026, Total Kuota 1.221

Selasa, 7 April 2026 14:12 WIB
Mahasiswa IUP UGM (Foto: UGM)
Mahasiswa IUP UGM (Foto: UGM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta membuka pendaftaran jalur International Undergraduate Program (IUP) untuk Gelombang 2, hingga 28 April 2026. Dalam jalur IUP yang terdistribusi di 31 program studi itu, UGM menetapkan kuota calon mahasiswa sebanyak 1.221 orang. 

Program kelas internasional ini dirancang untuk memberikan pengalaman akademik dengan standar global, termasuk pengajaran dalam bahasa Inggris, kesempatan pertukaran pelajar, dan kolaborasi penelitian internasional.

IUP menjadi program unggulan dari UGM yang secara menyeluruh memiliki standar internasional. Dengan lingkungan berbasis internasional, program IUP UGM bekerja sama dengan mitra-mitra internasional, baik di dalam proses pembelajarannya, atau ketika melakukan kegiatan international exposure, ataupun dalam kerja sama riset.

IUP Geografi Lingkungan

Ketua Program Studi (Prodi) Geografi Lingkungan, Dr. Andung Bayu Sekaranom mengatakan, Program IUP di Fakultas Geografi, khususnya Geografi Lingkungan, menawarkan program unggulan yang berbeda dengan kelas reguler. Prodi ini membuka program double degree yang sudah bekerja sama dengan universitas di Taiwan. Mahasiswa yang mengikuti program IUP, dapat merasakan pengalaman belajar sekaligus magang di Taiwan.

Baca juga : PHE Pamerkan Inovasi Hulu Migas di OTC Asia 2026 Kuala Lumpur

Tak hanya itu, program ini juga memberi fasilitas bagi mahasiswa yang ingin menempuh studi di universitas-universitas dunia lainnya, seperti universitas di Belanda dan Korea. “Tidak menutup kemungkinan juga, ada negara lain yang kami fasilitasi untuk melakukan kegiatan international exposure,” jelas Andung melalui situs resmi UGM, Selasa (7/4/2026).

Kelas IUP pada Prodi Geografi Lingkungan UGM telah memiliki akreditasi Internasional ASIIN. Dengan menggunakan bahasa Inggris secara penuh dalam kegiatan belajarnya, program ini turut menghadirkan tenaga pengajar asing dari universitas yang telah bermitra.

“Kita harapkan, lulusan dapat memiliki karir di kancah internasional,” ujar Andung. 

IUP Fisika

Ketua Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Dr. Ahmad Kusumaatmaja menuturkan, IUP Prodi Fisika UGM memiliki program unggulan Special Intense Program. Program ini memberikan beasiswa bagi para mahasiswa yang ingin bekerja di Taiwan.

Baca juga : Kinerja Solid, BSI Raih Pertumbuhan Pembiayaan Hingga Rp 323 T di Awal 2026

IUP Prodi Fisika UGM telah bekerja sama dengan universitas di Taiwan yang telah menjalin kerja sama dengan industri, sehingga mahasiswa yang mengikuti program ini mendapat jaminan karier di perusahaan. Dengan skema belajar tiga tahun di UGM, satu tahun di Universitas Taiwan, satu tahun magang di industri, dan dua tahun ikatan kerja. “Nanti akan mendapatkan jaminan karir di industri Taiwan,” paparnya.

Tak hanya di Taiwan, IUP Fisika UGM juga bekerja sama dengan industri global, seperti di Jerman dan Jepang. Selain itu, IUP FIsika UGM juga turut memberikan beragam fasilitas untuk menunjang karier internasional bagi para mahasiswa. "Wajib bagi para mahasiswa untuk melakukan exposure ke luar negeri," ujar Ahmad.

Terkait hal tersebut, FMIPA UGM menyediakan Foreign Language Center sebagai pusat bahasa untuk menunjang mobilitas internasional para mahasiswa.

IUP Biologi

Ketua Program Studi Biologi, Dr. Luthfi Nurhidayat menerangkan, IUP Biologi tidak jauh berbeda dengan di Fisika dan Geografi Lingkungan, yang memiliki banyak kolaborasi dengan jaringan internasional. Melalui double degree program, IUP Biologi menawarkan mahasiswa untuk menempuh pendidikan di Australia hingga Eropa.

Baca juga : Pendaftaran Gelombang 2, Dirut PLN Beri Motivasi Mahasiswa Ikatan Kerja ITPLN

Universitas dunia yang menjalin kerja sama dengan Biologi UGM adalah University of Leeds (Inggris), Australian National University, Western Sydney University (Australia), dan Dayeh University (Taiwan). Dayeh University memberikan fasilitas program magang selama satu tahun, sekaligus memberi kesempatan bekerja di industri selama dua tahun.

“Sudah banyak mahasiswa Biologi UGM yang berkuliah di sana, bahkan sudah lulus dari kampus-kampus internasional tersebut,” ungkapnya. Sama seperti program IUP lain, pada program IUP Biologi turut memfasilitasi mahasiswa dalam student exchange, summer course, publikasi internasional, dan konferensi internasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.