Dark/Light Mode

Ziarah Ke Makam Mbah Dalhar Watucongol, Ganjar Belajar Cara Mencintai Indonesia

Rabu, 16 Agustus 2023 10:51 WIB
Gubernur Jawa Tengah Jateng Ganjar Pranowo berziarah ke makam ulama, wali, dan juga merupakan sesepuh masyarakat Jateng, KH Nahrowi Dalhar bin Abdurrahman atau Mbah Dalhar di Kompleks Pemakaman Raden Santri, Dusun Karaharjan, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jateng, Selasa (15/8). (Foto: Ist)
Gubernur Jawa Tengah Jateng Ganjar Pranowo berziarah ke makam ulama, wali, dan juga merupakan sesepuh masyarakat Jateng, KH Nahrowi Dalhar bin Abdurrahman atau Mbah Dalhar di Kompleks Pemakaman Raden Santri, Dusun Karaharjan, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jateng, Selasa (15/8). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo berziarah ke makam ulama, wali, dan juga merupakan sesepuh masyarakat Jateng, KH Nahrowi Dalhar bin Abdurrahman atau Mbah Dalhar.

Makam Aulia tersebut berada di Kompleks Pemakaman Raden Santri, Dusun Karaharjan, Desa Gunungpring, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang, Jateng, Selasa (15/8).

Dalam momen ziarahnya itu Ganjar belajar bagaimana mencintai bangsa Indonesia. Pasalnya Mbah Dalhar merupakan ulama pejuang kemerdekaan yang bergeriliya di tahun 1800-an akhir hingga awal 1900-an.

Baca juga : Setia Dukung Ganjar, PPP Cs Nggak Ada Rencana Loncat Ke Prabowo

Ayah almarhum, Kiai Abdurrauf bin Hasan Tuqo, merupakan salah satu orang yang membantu perjuangan Pangeran Diponegoro pada Perang Jawa.

“Mudah-mudahan kita generasi berikutnya bisa belajar dari beliau bagaimana mencintai bangsa ini,” kata Ganjar usai ziarah.

Ganjar mengagumi sosok Mbah Dalhar dan para ulama lain yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemerdekaan bangsa Indonesia, khususnya masyarakat di Jateng kala itu.

Baca juga : Santri Dukung Ganjar Gelar Pelatihan Fardu Kifayah Di Ponpes Sumut

Tak hanya itu, Ganjar mengatakan bahwa Mbah Dalhar telah mencontohkan bagaimana seharusnya pemimpin bersikap. Yakni melalui pendirian kuat, tegas, dan tidak pernah ragu dalam kebaikan.

“Bagaimana bersikap, tegas tidak pernah ragu, dan mengajarkan ilmu agamanya untuk masyarakat demi kebaikan-kebaikan. Luar biasa,” kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, warisan Mbah Dalhar berupa ilmu dan semangatnya telah diwariskan ke generasi ini. Bahkan manfaat ekonomi dari ilmu-ilmu yang beliau berikan juga terus membersamai masyarakat sampai saat ini.

Baca juga : Dibanderol Murah, itel P40 Ramaikan Pasar Ponsel Indonesia

“Bayangkan saja, beliau sudah meninggal mendahului kita, ini semua yang hadir di sini bisa menikmati dari sisi ekonominya. Terus kemudian mereka ziarah, sehingga masyarakat juga mendapatkan sesuatu. Luar biasa,” kata Ganjar.

Sebelumnya, Ganjar juga menghadiri haul Mbah Dalhar di Ponpes Darussalam Watucongol, Gunungpring, Muntilan, Kabupaten Magelang pada Senin (8/5). Ganjar yang memiliki kedekatan dengan cucu KH Dalhar, KH Agus Ali Choisor (Gus Ali) kerap menyempatkan diri dalam acara rutin Ponpes Darussalam.

“Waktu kita haul saya datang. Saya dengan cucunya dengan cicitnya, sering komunikasi dengan Gus Ali,” pungkas Ganjar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.