Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Gerak Cepat, Waskita Karya Salurkan Ribuan Bantuan Untuk Korban Gempa NTT
- Juventus Menang Tipis di Pekan Pertama Serie A 2026/27
- Ibrahima Konate Ingin Buktikan Diri Di Real Madrid
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
RM.id Rakyat Merdeka - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta meletus pada Minggu (17/11) pukul 10.46 WIB. Letusan tercatat di seismogram dengan amplitudo maksimum 70 mm dan durasi 155 detik.
Teramati kolom letusan setinggi ±1000 m. Angin bertiup ke Barat.
Baca juga : Gunung Merapi Semburkan Awan Panas Letusan Setinggi 1.500 M
Saat ini, Gunung Merapi berstatus Waspada (Level 2). Status ini dilekatkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) sejak 21 Mei 2018.
Terkait status ini, PVMBG meminta masyarakat untuk menjauhi radius 3 km dari puncak Gunung Merapi.
Baca juga : Baru Dua Kali Menang, Brescia Pecat Pelatih
Masyarakat, khususnya yang berada di Kawasan Rawan Bencana III, diimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa. Serta selalu mengikuti informasi aktivitas Gunung Merapi.
Tak hanya itu. Pemerintah daerah dan masyarakat juga diminta mengantisipasi bahaya abu vulkanik. Bahaya lahar, terutama saat hujan, di seputar Gunung Merapi juga harus diwaspadai. [HES]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya