Dark/Light Mode

Skema 4-3-5 Sukseskan Penyelenggaraan Haji 2024

Rabu, 31 Juli 2024 20:26 WIB
Direktur KSKK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI Dr. H. Muchamad Sidik Sisdiyanto. Foto: Istimewa
Direktur KSKK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI Dr. H. Muchamad Sidik Sisdiyanto. Foto: Istimewa

 Sebelumnya 
Lima Inovasi Haji

Penyelenggaraan haji 2024 juga penuh inovasi. Setidaknya ada lima inovasi yang luar biasa.

Pertama, transformasi digital dalam rekrutmen petugas melalui pendaftaran terbuka dan online, CAT untuk semua petugas termasuk tenaga pendukung PPIH di Arab Saudi dan mahasiswa Timur Tengah.

Baca juga : Dirut PNM Masuk 24 Tokoh Penghargaan Satu Inspirasi 2024

Kedua, adalah aplikasi Kawal Haji yang memberi ruang bagi jemaah dan keluarga jemaah, bahkan masyarakat umum, untuk menyampaikan keluhan dan aduan jika mengalami masalah. Hasilnya, beragam masalah lebih cepat teridentifikasi dan tertangani.

Ketiga, safari Wukuf Lansia Non Mandiri dan Disabilitas dengan persiapan yang lebih matang, baik dari aspek akomodasi, petugas, maupun layanan konsumsi. Total tahun ini ada 293 jemaah haji lansia non mandiri dan disabilitas yang terfasilitasi dan merasa bersyukur bisa tetap menjalankan wukuf di Arafah di tengah keterbatasan jemaah.

Keempat, penggunaan IPS (International Patient Summary) atau riwayat kesehatan jemaah haji pada kartu jemaah haji. IPS berisikan resume kesehatan jemaah dari sisi demografi, alergi/intoleransi, pengobatan, penyakit, dan imunisasi/vaksinasi. Dengan informasi ini, layanan kesehatan di Arab Saudi dapat memberikan tindakan medis yang lebih tepat dan terukur.

Baca juga : 5 Inovasi Kemenag Buahkan Kesuksesan Haji 2024

Kelima, penyederhanaan proses tunda/batal visa untuk optimalisasi penggunaan kuota haji. Jemaah yang sudah terbit visanya namun karena sesuatu hal batal/tunda, diinput oleh tim Kankemenag Kab/Kota ke Siskohat. Sehingga, Kanwil Kemenag Provinsi dan Kemenag pusat dapat segera membatalkan dan mengajukan visa penggantinya.

Pendekatan ini berhasil mengoptimalkan serapan kuota haji hingga tahun ini hanya tersisa 45 kuota. Data-data tersebut merupakan fakta-fakta yang terlihat dan tidak bisa dibantah.

Penulis adalah Dr. H. Muchamad Sidik SisdiyantoM.Pd. Direktur KSKK Madrasah, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.