Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
UGM Siap Kembangkan Hutan Wanagama Nusantara IKN Jadi Hutan Riset Dan Pendidikan
Jumat, 13 September 2024 20:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi resmi meneken piagam di kayu Sukai sebagai simbol pencanangan Hutan Wanagama Nusantara sebagai bagian dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Jumat (13/9). Penandatanganan piagam ini turut disaksikan oleh para jajaran menteri.
Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Ova Emilia mengatakan kampusnya siap berkonstribusi untuk hutan riset dan pendidikan yang berlokasi di Zona Rimba Kota B, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN tersebut.
"UGM berkomitmen memberi kontribusi dalam mewujudkan IKN sebagai Smart Forest City," kata Ova dikutip dari laman UGM, Jumat (13/9).
Ia berharap, Hutan Wanagama Nusantara bisa menjadi model restorasi hutan hujan tropis, serta berperan dalam menjaga hidrologi dan iklim mikro di kawasan IKN sesuai amanat UU No. 3 Tahun 2022.
Baca juga : Menkominfo Lantik Prabu Revolusi Jadi Dirjen Informasi Dan Komunikasi Publik
Lebih lanjut, Ova menjelaskan bahwa hutan tersebut juga akan berfungsi sebagai sarana pendidikan dan penelitian bagi mahasiswa serta masyarakat umum.
"Kita berharap Wanagama Nusantara dapat menjadi window of the tropical world dengan berbagai program seperti restorasi, reforestasi, dan enrichment planting," lanjut dia.
Nantinya, kata Rektor, Hutan Wanagama Nusantara akan terintegrasi dengan berbagai disiplin ilmu dan fakultas di UGM. Hutan inipun diharapkan dapat menjadi model restorasi hutan hujan tropis dalam mengatur hidrologi dan iklim mikro di IKN serta konservasi jenis-jenis tanaman asli (native species) hutan hujan tropis dari kepunahan di masa mendatang.
UGM juga merancang untuk mendirikan Institute for Future Life sebagai salah satu fasilitas pendidikan dan penelitian dengan konsep Smart and Green Building di Wanagama Nusantara.
Baca juga : Menag Pimpin Doa pada Renungan Suci Perdana di IKN, Ini Harapan yang Dilangitkan
Direktur Pengembangan Pemanfaatan Kehutanan dan Sumber Daya Air Otoritas IKN Pungky Widia Rianto mengatakan untuk tahap awal, luas hutan yang akan dikembangkan adalah 28 hektar. Dari total luas 621 hektar.
Selain berfungsi sebagai pusat riset, Hutan Wanagama Nusantara juga akan mencakup berbagai zona tematik, seperti hutan tropis, hutan energi, hutan untuk farmasi serta ekowisata.
"Hutan ini nantinya juga bisa untuk belajar masyarakat umum dan adik-adik di semua jenjang pendidikan," kata Pungky.
Usai pencanangan, Presiden Jokowi bersama para menteri, rektor, mahasiswa, dan masyarakat sekitar turut melakukan penanaman pohon secara simbolis dan melepas beberapa ekor burung.
Baca juga : Pasar Pramuka Bakal Jadi Modern, Bersih Dan Teratur
Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah menteri, di antaranya Pratikno, Siti Nurbaya, Basuki Hadimuljono, Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Kapolri Listyo Sigit Prabowo jajaran pimpinan Universitas dan Fakultas di lingkungan UGM.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya