Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kawal Pembangunan Ibu Kota Nusantara, BMKG Gencarkan Operasi Modifikasi Cuaca
Minggu, 21 Juli 2024 13:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Plt. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati memastikan, pihaknya akan mengoptimalkan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengawal pembangunan Bandara Nusantara IKN.
Menurutnya, pelaksanaan OMC harus dioptimalkan karena terdapat potensi pertumbuhan awan hujan kategori Tinggi, lebih besar dari 70 persen, di wilayah lbu Kota Nusantara pada tanggal 15, 16, 18 dan 19 Juli 2024.
Potensi sedang (50-70 persen) terjadi pada tanggal 13, 14, 17 dan 20 Juli 2024.
Baca juga : Kadin Dorong Pembangunan Ekonomi Inklusif, Kolaboratif, dan Berkelanjutan

"Hal tersebut dapat menghambat pembangunan Ibu Kota Nusantara," kata Dwikorita dalam pertemuan dengan Kantor Unit Pelaksana Teknis (KUPT) Kalimantan Timur dan Tim Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), Sabtu (19/7/2024).
Dwikorita menjelaskan, sebagian besar wilayah Indonesia kini sedang mengalami musim kemarau. Namun, dalam beberapa hari terakhir, di wilayah Samudera Hindia terjadi fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), yang dapat mempengaruhi pembentukan awan hujan di Indonesia bagian barat.
Baca juga : Pembangunan IKN Momentum Revitalisasi Gerakan Koperasi
"Pelaksanaan OMC merupakan salah satu upaya BMKG memodifikasi cuaca, untuk membantu aktivitas pembangunan fasilitas IKN," ujar Dwikorita.
Pertemuan di Samarinda dihadiri Deputi Meteorologi Guswanto, Plt. Deputi TMC Tri Handoko Seto, serta perwakilan dari Unit Penyelenggaraan Bandar Udara Aji Pangeran Temenggung Pranoto Samarinda, AirNav Cabang Samarinda, dan Smart Aviation.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Guswanto mengunjungi Posko OMC Balikpapan untuk memastikan kesiapsiagaan dan kelancaran operasi, Sabtu (19/7/2024).
Baca juga : Cegah Hoaks di Pilkada, KPID Riau Gencarkan Literasi ke Mahasiswa
Guswanto dan Tim OMC serta UPT Kalimantan Timur terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan OMC secara berkala, untuk memastikan efektivitasnya.
Dwikorita berharap koordinasi dan sinergi antara BMKG, Unit Penyelenggaraan Bandar Udara Aji Pangeran Temenggung Pranoto Samarinda, AirNav Cabang Samarinda, Smart Aviation, dan pihak-pihak terkait lainnya dapat terus ditingkatkan demi kelancaran pembangunan fasilitas Ibu Kota Nusantara.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya