Dark/Light Mode

Sebut Tan Paulin Tak Kenal Rita Widyasari, APBMI: Dia Berbisnis Sesuai Aturan

Jumat, 20 September 2024 23:22 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Loies Subono Saminanto memastikan, pengusaha batubara Tan Paulin tidak mengenal mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari.

Loies Subono mengaku kaget melihat pemberitaan yang mencatut nama Tan Paulin seolah-olah terkait dengan perkara kasus korupsi yang menjerat Rita Widyasari oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Baca juga : Perkuat Layanan Global, BNI Diapresiasi Anggota DPR

“Bahwa sepengetahuan saya Ibu Rita Widyasari tidak kenal dengan Tan Paulin, apalagi sampai ditarik-tarik dalam perkara gratifikasi dan tindak pidana pencucian uang Rita Widyasari,” sesal Loies Subono dalam konferensi pers, di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (20/9/2024).

Dia menjelaskan, Tan Paulin merupakan sosok pengusaha batubara yang berbisnis sesuai dengan aturan yang berlaku.

Baca juga : Duh, Onana Dan Matthijs de Ligt Diaggap Belum Sesuai Harapan

“Sepengetahuan saya dari dulu Tan Paulin adalah pengusaha batubara yang konsentrasi usahanya adalah sebagai pembeli batubara, dan penjual batubara,” ungkap dia.

“Maka Tan Paulin akan membeli batubara dari perusahaan mana pun yang memiliki legalitas dan sepanjang terjadi kesepakatan jual-beli dengan pihak penjual,” imbuh Loeis.

Baca juga : Jokowi Sebut Prabowo Ingin Ibu Kota Nusantara Selesai 4 Tahun

Ia melanjutkan, Tan Paulin membeli batubara dengan perusahaan resmi. Oleh sebab itu, ia menilai, tidak mungkin Tan Paulin berbisnis dengan Rita Widyasari yang menjabat sebagai Bupati.

“Jual beli batubara murni dilakukan Tan Paulin selama ini dengan perusahaan dengan perusahaan langsung tanpa adanya campur tangan Rita Widyasari sebagai Bupati saat itu,“ tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.