Dark/Light Mode

3 Kader PDIP Digosipin Jadi Menteri

Puan: Insya Allah, Tunggu Saja!

Minggu, 6 Oktober 2024 08:30 WIB
Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP, Puan Maharani saat menghadiri HUT TNI Ke-79 di Kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (5/10/2024). (Foto: Instagram Puan)
Ketua DPR yang juga Ketua DPP PDIP, Puan Maharani saat menghadiri HUT TNI Ke-79 di Kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (5/10/2024). (Foto: Instagram Puan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tiga kader PDI Perjuangan (PDIP) makin kencang digosipin jadi menteri, seiring wacana pertemuan Presiden terpilih, Prabowo Subianto dengan Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri. 

3 kader PDIP yang digosipin masuk kabinet Prabowo adalah Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Azwar Anas yang kini menjadi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau MenPAN RB, dan Olly Dondokambey yang kini menjabat sebagai Bendahara Umum PDIP.

Gosip tiga kader PDIP bakal menjadi menteri di kabinet Prabowo sudah berhembus sejak awal pekan lalu. Tepatnya, setelah wacana pertemuan antara Prabowo dengan Mega makin kencang segera terjadi. PDIP disebut bakal gabung dalam koalisi, pasca Mega bertemu Prabowo.

Ditanya soal itu, Puan Maharani enggan berkomentar panjang lebar. Putri Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri itu meminta publik bersabar. "Insyaallah, tunggu saja," kata Puan, usai menghadiri peringatan HUT ke-79 TNI di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (5/10/2024).

Begitu juga saat ditanya soal pertemuan Prabowo dengan Mega. Puan menyebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini. "Nanti diberitahu secepatnya," katanya.

Baca juga : Di HUT Ke-79 TNI, Jokowi: Terima Kasih Pak Prabowo

Sementara itu, Partai Demokrat menanggapi santai gosip PDIP bakal mendapat jatah menteri. 

Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron menegaskan, Prabowo memiliki hak penuh untuk menentukan siapa saja yang akan menjadi bagian dari pemerintahannya.

Herman yakin Prabowo akan mempertimbangkan dengan matang siapa saja yang akan diajak bergabung dalam kabinetnya, termasuk PDIP. 

"Sebagai pemimpin koalisi Pak Prabowo berhak tentu untuk menentukan siapa saja anggota koalisi yang tentu ada hitung-hitungannya. Ya tentu juga program dan kegiatan ke depan tentu mendapatkan dukungan seluruh pihak," kata Herman.

Herman menambahkan, partainya tidak  keberatan jika PDIP bergabung dalam kabinet Prabowo-Gibran. "Jadi kita serahkan saja ke Pak Prabowo. Beliau punya kalkulasi, punya hitung-hitungan," ujarnya. 

Baca juga : Jelang Akhir Tahun, APBN Aman Dan Stabil

Sebelumnya, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengaku belum mengetahui gosip soal tiga kader PDIP jadi menteri. Wakil Ketua DPR ini menegaskan penentuan soal jatah menteri merupakan hak prerogatif Prabowo. 

“Saya juga masih menunggu atau mencari informasi apakah itu benar atau enggak,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (4/10/2024).

Analis Politik dan Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago menilai wajar jika Prabowo ingin PDIP bergabung. 

Menurut dia, bergabungnya PDIP bakal menambah kekuatan politik di parlemen. 

Namun demikian, dia melihat pada satu sisi, PDIP ingin menjaga basis pemilihnya yang kalah di Pilpres saat mendukung Ganjar Pranowo. Sementara itu, sikap seperti demikian tidak disukai oleh semua kader PDIP. 

Baca juga : BUMN Berperan Penting Saat & Pasca Covid

"Karena ada juga kader PDIP yang melihat peluang bergabung di pemerintahan Prabowo juga ebagai keputusan terbaik," kata Arifki. 

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai, pertemuan Prabowo-Mega jadi sinyal koalisi."Ada kemungkinan-kemungkinan PDIP masuk pemerintahan koalisi Prabowo-Gibran," tegas Ujang. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.