Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tindaklanjuti Perintah Prabowo, Erick Minta BUMN Jadi Motor Pemerataan Ekonomi
Jumat, 1 November 2024 11:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan komitmen BUMN untuk menjadi penggerak pemerataan ekonomi nasional. Komitmen ini, tegas Erick sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto.
Erick menyampaikan bahwa peran BUMN harus lebih dari sekadar kontribusi statistik dan angka, melainkan juga membawa dampak nyata bagi pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia.
"Saya akan ketemu para dirut (direktur utama) BUMN nanti beberapa minggu ke depan untuk memastikan sesuai program yang diminta Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata Erick dalam media briefing tentang perkembangan Bio Farma di Media Center Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (1/11).
Baca juga : Erick-Widiyanti Kolaborasi Pengembangan Pariwisata
"Pemerataan juga harus terjadi. Percuma pertumbuhan ekonomi, tetapi pemerataan tidak bisa," lanjutnya.
Ia meminta seluruh BUMN untuk melanjutkan program ekonomi kerakyatan yang sudah berjalan lima tahun terakhir. Erick menyatakan bahwa BUMN tetap mampu bersaing di pasar terbuka sekaligus berperan dalam melindungi ekonomi masyarakat kecil.
"Contohnya bank-bank BUMN yang bisa membuktikan di market yang terbuka, tetapi 92 persen kredit usaha kecil, menengah, ultramikro masih menjadi hal terpenting untuk bank Himbara," jelasnya.
Baca juga : Industri Sambut Baik Pemerintahan Prabowo, IKI Oktober Ekspansi
Lebih jauh, Erick juga memastikan bahwa BUMN akan berada di garis depan dalam penyelesaian sejumlah proyek strategis nasional (PSN).
Menurutnya, proyek-proyek ini berpotensi memberikan efek berganda untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Apakah kawasan ekonomi khusus kesehatan di Sanur yang mudah-mudahan nanti di Maret itu akan selesai rumah sakitnya dan beberapa klinik atau project pembangunan jalan tol Sumatera yang harus terus dilanjutkan," tambahnya.
Baca juga : Surya Paloh Tolak Jabatan Wantimpres
Sebagai langkah berikutnya, Erick sedang menyiapkan sejumlah terobosan untuk mendongkrak kinerja dan kontribusi BUMN di masa mendatang.
Ia menyebutkan bahwa kesuksesan BUMN selama lima tahun terakhir membuka harapan besar dari pemerintah maupun masyarakat.
"Dan juga yang paling penting membantu pendapatan negara dari pajak, dari dividen. Kemarin (target) dividen (2025) sudah diketok Rp 90 triliun oleh Kemenkeu. Kalau kita lihat bukunya ini tinggal dua hingga tiga bulan insyaAllah tercapai," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya