Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sejumlah Penerbangan Dibatalkan, Gunung Lewotobi Laki-laki Status Awas
Selasa, 5 November 2024 12:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Status Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), meningkat ke Level IV (Awas) sejak Minggu (3/11), menyusul erupsi yang semakin intens.
Kenaikan status ini mendorong otoritas bandara di sekitar gunung untuk siaga terhadap sebaran abu vulkanik yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan.
Pemantauan ketat dilakukan di beberapa bandara sekitar, termasuk Bandara Fransiskus Xaverius Seda, Soa, Haji Hasan Aroeboesman, hingga Komodo.
Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, mengatakan bahwa erupsi ini mengakibatkan pembatalan sejumlah penerbangan.
Baca juga : 20 Personel Basarnas Bantu Evakuasi Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki
“Akibat sebaran abu vulkanik, beberapa maskapai melakukan pembatalan penerbangan agar tidak membahayakan keselamatan penerbangan. Kami akan terus berkoordinasi lebih lanjut dengan otoritas dan bandara terkait,” jelas Lukman di Jakarta, Selasa (5/11).
Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-laki menunjukkan tingkat tinggi dengan abu vulkanik terpantau mencapai ketinggian FL400. AirNav Indonesia telah menerbitkan beberapa ASHTAM (VAWR0350, VAWR0355, VAWR0357) untuk memperingatkan sebaran abu vulkanik tersebut.
Hingga saat ini, beberapa penerbangan Wings Air dari Maumere menuju Kupang dan Makassar telah dibatalkan.
Sebagai langkah mitigasi, Lukman memerintahkan Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali dan unit penyelenggara bandara di sekitar Lewotobi untuk terus mengamati kondisi terkini.
Baca juga : Korban Tewas Letusan Gunung Lewotobi Laki-Laki Kini Jadi 10 Orang
"Kami berkomitmen menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan dengan terus berkoordinasi agar langkah-langkah sesuai prosedur dapat dilakukan dengan optimal,” ujarnya.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara juga meminta maskapai untuk memberikan kompensasi bagi penumpang yang terdampak, baik melalui pengembalian dana penuh (full refund), penjadwalan ulang (reschedule), atau pengalihan rute (reroute) ke bandara terdekat jika memungkinkan.
Kebijakan ini berpedoman pada Surat Edaran SE Nomor 15 Tahun 2019 dan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Nomor KP 153 Tahun 2019 tentang Collaborative Decision Making (CDM) dalam menangani dampak abu vulkanik.
Sementara itu, hasil paper test pada Pukul 16.00 WITA kemarin menunjukkan bahwa seluruh bandara di sekitar Lewotobi negatif abu vulkanik, kecuali Bandara Komodo Labuan Bajo yang terpapar debu tipis. Akibatnya, bandara tersebut ditutup sementara melalui NOTAM Nomor A3479/24.
Baca juga : Aktivitas Vulkanik Meningkat, Gunung Lewotobi Laki-Laki Kini Berstatus Level IV
“Kami berharap agar situasi segera membaik sehingga aktivitas penerbangan dan operasional bandara kembali normal,” tambah Lukman.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya