Dark/Light Mode

Kunjungi Posko Pengungsi Gunung Lewotobi, Kapolri Hibur Anak-anak

Senin, 18 November 2024 15:03 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbincang dengan anak-anak di tempat pengungsian erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. (Foto: Ist)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berbincang dengan anak-anak di tempat pengungsian erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Senin siang (18/11/2024), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tiba di Bandara El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Kunjungannya membawa misi kemanusiaan dan menemui langsung para korban erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. 

Didampingi sejumlah pejabat tinggi Polri, ia segera bertolak ke Posko Pengungsian Konga, tempat ribuan jiwa mencari perlindungan.

Kedatangan Kapolri dan rombongan sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah pusat responsif menangani para korban yang terdampak erupsi Gunung Lewotobi.

Di Posko Konga, sebanyak 1.437 pengungsi—dari bayi hingga lansia—menempati tenda-tenda darurat. Kehadiran Kapolri di antara para korban menghadirkan secercah harapan, terutama bagi anak-anak yang tengah berada di Posko Trauma Healing.

Baca juga : Lelang Sapi 1 Ton, Muzani Sumbangkan Ke Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki

Kapolri tak ragu turun langsung untuk berbaur dengan anak-anak. Dengan senyum lebar, ia mengajak mereka bernyanyi bersama, mencoba memecah ketegangan dan mengurangi trauma akibat bencana yang baru saja mereka alami. 

“Yang mau sekolah lagi siapa?” tanya Kapolri memantik semangat mereka. Serempak anak-anak mengatakan, “sayaaa”.

Respon itu membuat Kapolri tersenyum puas. “Kalau begitu, nanti siapkan bahan pelajaran untuk mereka,” ujarnya kepada tim trauma healing Polri. 

Bagi Kapolri, pendidikan adalah kunci masa depan anak-anak tersebut, dan tak boleh terganggu meskipun mereka berada di pengungsian.

Baca juga : Sharp Indonesia Berikan Bantuan untuk Pengungsi Korban Erupsi Gunung Lewotobi

Selain memberikan hiburan, Kapolri juga memastikan kondisi fasilitas di posko. Dari tenda-tenda pengungsian hingga posko kesehatan, semuanya dicek secara langsung. Bantuan yang dibawa berupa kebutuhan mendesak seperti selimut, popok, susu, hingga obat-obatan, diserahkan secara simbolis kepada para warga yang terdampak.

“Teruslah semangat dan tetap gembira,” pesan Kapolri kepada para pengungsi sebelum meninggalkan lokasi.

Catatan Polri, jumlah pengungsi di Posko Pengungsian Konga yaitu 1.437 jiwa yang terdiri dari 816 laki-laki, 621 perempuan, 17 bayi, 99 balita, 174 lansia, 13 ibu hamil, 8 ibu menyusui, dan 9 disabilitas. Di sini terdapat fasilitas berupa 7 tenda pengungsian, 15 unit MCK, 1 dapur umum, dan 25 kendaraan pendukung.

Di Lewolaga Terdapat jumlah pengungsi sebanyak 1.192 jiwa yang terdiri dari 599 laki-laki, 592 perempuan, 19 bayi, 65 balita, 120 lansia, 5 ibu hamil, 9 ibu menyusui, dan 3 disabilitas. Di sini terdapat fasilitas berupa 18 ruang kelas yang digunakan untuk tempat tinggal, 2 dapur umum, 1 posko kesehatan, 6 tenda ruang belajar, 7 unit MCK dan 10 kendaraan pendukung.

Baca juga : Kunjungi Korban Erupsi Lewotobi, Gibran Dipelukin, Disalamin

Sementara di Bokang, terdapat jumlah pengungsi sebanyak 572 jiwa yang terdiri dari 292 laki-laki, 280 perempuan, 7 bayi, 48 balita, 126 lansia, 2 ibu hamil, 20 ibu menyusui, dan 4 disabilitas. Di sini terdapat fasilitas berupa 4 tenda pengungsian, 1 dapur umum, 1 posko kesehatan, 3 tenda ruang belajar, 6 unit MCK dan 4 kendaraan pendukung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.