Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Megawati Kirik Program Makan Bergizi Gratis, Warganet Menyala
Jumat, 13 Desember 2024 03:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pernyataan Ketua Umum (Ketum) PDIP Mengawati Soekarnoputri yang mengkiritk anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) Prabowo Subianto membuat warganet menyala.
Dalam sebuah caption yang terlampir di IG sebuah media swasta, tedapat sekitar 1.800 percakapan warganet mengomentari Megawati. Ada yang balik mengkirik , ada juga yang mendukung.
Saat menyampaikan keynote speech dalam acara peluncuran dan diskusi buku “Pilpres 2024 Antara Hukum, Etika, dan Pertimbangan Psikologis” di Jakarta, Kamis (12/12), Megawati mengungkapkan kritiknya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menghitung ulang anggaran Makan Bergizi Gratis yang dipahaminya senilai Rp10.000 per porsi.
"Kuhitung Rp10.000 toh apa yo, apalagi sekarang harga naik, Mas Bowo (Prabowo) kalau dengar ini tolong deh suruh dihitung lagi," kata Megawati.
Baca juga : Pemprov Kaltim Siap Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Banyak di antara warganet yang justru tidak setuju dengan pernyataan Megawati tersebut dan kemudian membandingkan kritikan tersebut dengan sejumlah kebijakan di masa pemerintahannya dulu.
“Minimal ga jual Indosat dan pulau,” kata akun @zaralogyy
“Andaikan yang jadi presiden kadernya banteng pasti bilangnya, tak tau diuntung udah dikasih 10rebu pengen lebih, dengan beberapa puluh gelar yang dia punya ternyata tak bisa mengubah wataknya, kecuali umurnya 😌” kata @azizah.hanum_lpw.
"PDIP Mode opsisi, menyala Bu Mega," terang akun @adhipermadi. "Di sini 10 ribu dapat soto ayam,' balas bayuasam1.
Baca juga : Kunjungi Pesantren Muhammadiyah, Gibran Cek Program Makan Bergizi Gratis
"Sebenarnya 10K lumayan cukup selama dikelola dengan benar, yang ditakutkan sudah anggaran cuma 10K tetapi realisasinya di harga 7K," timpal akun @ratna-dporlin.
Di sisi lain, terdapat warganet yang menyampaikan komentar mereka bahwa dengan anggaran Makan Bergizi Gratis yang disediakan pemerintah, masyarakat sudah bisa mendapatkan satu porsi makanan.
“Padahal banyak masakan Padang paket 10 rebu,, ini belum move on di tinggal Jokowi 😂,” tulis @boim_blues
“Bu Mega gak pernah jalan-jalan ke desa ya?,” kata @putradjohan_aloke
Baca juga : Prabowo Sebut Makan Bergizi Gratis Dorong Ekonomi Pedesaan
Sebelumnya, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana telah menjelaskan bahwa angka Rp10.000 tersebut merupakan rata-rata nasional dari hasil uji coba di berbagai daerah. Bukan dipukul rata semua daerah Rp10.000.
Menurut Dadan, pada daerah tertentu kemungkinan bisa lebih dari Rp10.000 per porsi.
"Jangan salah paham, kita sudah melakukan uji coba selama 11 bulan, dan rata-rata ini berbasis uji coba di Jawa. Itu rata-rata dapatnya di harga itu. Pak Presiden mengatakan kan rata-rata. Nanti di tempat yang lebih mahal pasti lebih dari itu. Mungkin ada tempat yang lebih murah kurang dari itu, nanti akan prosubsidi," kata jelas Dadan di Kompleks Istana Kepresidenan pada awal Desember 2024.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya