Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kepala OIKN Temui Menteri ATR/BPN, Sinkronkan Pengukuran Tanah Di IKN
Kamis, 2 Januari 2025 14:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menemui Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, hari ini, Kamis (2/1). Agenda utama: menyelaraskan prosedur pengukuran tanah di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
Langkah ini diambil demi mempermudah proses alokasi tanah untuk investor, sekaligus mencegah duplikasi pekerjaan. Selama ini, pengukuran tanah di IKN dilakukan dua kali—oleh OIKN sebagai pengelola aset dalam penggunaan (ADP) dan Kementerian ATR/BPN untuk keperluan sertifikasi.
Baca juga : Menteri Nusron Klaim BPN Selesaikan 2.161 Kasus Pertanahan Di 2024
“Kita ingin menyinkronkan pengukuran tanah. Selama ini, OIKN sebagai pengelola aset dalam penggunaan (ADP) selalu melaksanakan pengukuran tanah demi mengalokasikannya bagi para investor,” ujar Basuki, dilansir Info Publik, Kamis (2/1).
Dalam upaya mencapai efisiensi, kedua lembaga sepakat untuk melibatkan certified surveyor—mitra kerja resmi yang diatur dalam Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 8 Tahun 2022. Nantinya, pengukuran tanah di IKN akan dilakukan satu kali dan diakui oleh kedua lembaga.
Baca juga : Raih Pencapaian Tertinggi, INALUM Perkuat Peran Penuhi Aluminium di Tanah Air
“Memang kewenangannya memang ada di (Kementerian) ATR/BPN. Nah, ini kami ingin menyatukan,” tambah Basuki.
Sejumlah pejabat penting turut hadir dalam pertemuan ini, di antaranya Sekretaris Jenderal ATR/BPN, Suyus Windayana; Dirjen PSKP, Iljas Tedjo Prijono; Dirjen PHPT, Asnaedi; serta Dirjen SPPR, Virgo Errsta Jaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya