Dark/Light Mode

Basarnas Bali Evakuasi Jenazah di Tebing Uluwatu, Diduga WNA

Kamis, 9 Januari 2025 20:34 WIB
Basarnas Bali evakuasi jenazah diduga WNA di bawah tebing Pura Luhur Uluwatu kawasan DTW Uluwatu, Denpasar, Kamis (9/1/2025). (Foto: Basarnas)
Basarnas Bali evakuasi jenazah diduga WNA di bawah tebing Pura Luhur Uluwatu kawasan DTW Uluwatu, Denpasar, Kamis (9/1/2025). (Foto: Basarnas)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Basarnas Bali berhasil mengevakuasi jenazah seorang wanita yang diduga Warga Negara Asing (WNA) di bawah tebing Pura Luhur Uluwatu, kawasan wisata Uluwatu, Kabupaten Badung, pada Kamis (9/1/2025).

Kepala Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya, menyampaikan bahwa proses evakuasi berjalan sulit karena posisi jenazah telungkup di antara bebatuan.

“Informasi awal diterima pagi tadi sekitar pukul 10.20 Wita dari Balawista Kabupaten Badung. Karena kondisi ekstrem, mereka meminta bantuan untuk mengevakuasi,” ujar Sidakarya dikutip Antara, Kamis (9/1/2025).

Baca juga : Dilarang Pakai Jeans, Pecatur Dunia Mundur

Sebanyak 12 personel Basarnas Bali dikerahkan dengan peralatan ekstrikasi, mengingat posisi jenazah berada di bawah tebing dengan ketinggian 68 meter di atas permukaan laut.

Sebelum memulai evakuasi, tim melakukan observasi medan menggunakan drone thermal untuk memastikan posisi korban.

"Setelah posisi jenazah dipastikan, satu orang personel diturunkan secara perlahan," jelasnya.

Baca juga : BPJS Kesehatan Serukan Aksi Cegah Praktik Kecurangan Di Program JKN

Proses evakuasi berlangsung sekitar 1,5 jam. Tim SAR menghadapi tantangan berupa kondisi air laut yang mulai pasang, berpotensi menghanyutkan tubuh korban.

Akhirnya, pukul 13.25 Wita, jenazah berhasil dibawa ke atas tebing.

Sidakarya menjelaskan, korban diduga merupakan WNA berdasarkan ciri-ciri fisiknya.

Baca juga : BPBD Banten Evakuasi Korban Banjir Di Pandeglang Dan Salurkan Makanan Siap Saji

“Dari postur dan ciri-ciri fisik, seperti kulit putih, rambut gelap, tato salib di punggung, serta tinggi badan sekitar 160 centimeter,” ungkapnya.

Saat ditemukan, korban hanya mengenakan bikini hitam, dengan luka terbuka di tubuh dan patah pada kaki kanan.

Jenazah tanpa identitas tersebut kemudian dibawa oleh tim SAR gabungan ke RSUP Prof. Ngoerah di Denpasar untuk proses lebih lanjut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.