Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Menurutnya, Pemerintah harus mengimbanginya dengan kerja-kerja yang lebih progresif.
“Pemerintah hari ini diuji, apakah rasa percaya masyarakat, pemberian apresiasi masyarakat itu, bisa dibuktikan dalam produk-produk pemerintahan,” kata menteri yang akrab disapa Cak Imin itu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Rabu (29/1/2025).
Imin mengatakan, Prabowo telah memerintahkan agar anggota kabinet memanfaatkan seluruh potensi yang ada, termasuk anggaran negara untuk menanggulangi kemiskinan di Indonesia.
Baca juga : 2 Stabil, 2 Kritis
“Kemiskinan menjadi prioritas dari pemerintahan Pak Prabowo,” tegas Ketua Umum PKB itu.
Lalu, apa tanggapan Partai Gerindra? Ketua DPP Partai Gerindra Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan, di dalam pemerintahan Prabowo tidak ada terminologi soal 100 hari kerja. Yang terpenting, dalam lima tahun menjabat, Presiden Prabowo bisa mengurangi angka kemiskinan di Tanah Air.
“Tidak ada target 100 hari atau 200 hari dan seterusnya, targetnya adalah 5 tahun kepemimpinan beliau kemiskinan berkurang, rakyat bisa mendapatkan kesejahteraan,” ujar Dahnil yang juga Wakil Kepala Badan Penyelenggara (BP) Haji itu saat dihubungi Rakyat Merdeka, Rabu (29/1/2025).
Baca juga : Jakarta Dikepung Banjir
Untuk diketahui, berdasarkan hasil survei Indikator Politik Indonesia, tingkat kepuasan publik terhadap 100 hari pemerintahan Presiden Prabowo mencapai 79 persen. Survei yang dilakukan pada periode 16-21 Januari 2025 tersebut melibatkan 1.220 responden dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
Dalam survei tersebut, responden diminta menilai kinerja Presiden Prabowo dalam berbagai bidang. Mulai dari pengelolaan ekonomi, politik, keamanan, penegakan hukum, hingga pemberantasan korupsi.
Hasilnya, tingkat kepuasan publik atau approval rating terhadap kinerja Presiden Prabowo mencapai 79,3 persen. Angka tersebut berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari Gen Z hingga disumbang oleh pendukung lawan politiknya pada Pilpres 2024. Rinciannya, 13,5 persen responden menyatakan sangat puas dan 65,8 persen mengaku cukup puas.
Baca juga : Ekonomi Penuh Tantangan Politik Sangat Terkendali
“Ini modal politik yang besar sekali buat Presiden Prabowo Subianto,” ujar Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan survei bertajuk ‘Evaluasi Publik Atas Kinerja 100 Hari Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih’ secara virtual, Senin (27/1/2025). [UMM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya