Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
ReJO: Hubungan Jokowi-Prabowo Nggak Bisa Dirusak Segelintir Orang
Senin, 10 Februari 2025 22:37 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Ketua Umum ReJO Pro Gibran, HM Darmizal MS mengatakan, hubungan Presiden Prabowo Subianto dan Jokowi Widodo atau Jokowi tidak bisa dirusak oleh segelitir orang.
Hal itu disampaikan Darmizal menanggapi pidato Prabowo dalam pembukaan Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama di Jatim International Expo, Surabaya, Jawa Timur hari ini.
"Saya melihat hubungan pak Prabowo dan Jokowi sangat mesra. Jadi upaya-upaya yang dilakukan segelintir orang untuk mengandu domba model politik “Devide Et Impera nya Penjajah”, antara keduanya tidak akan mempan dan sia-sia," kata Darmizal, Senin (10/2/2025).
Baca juga : WNI Di Jerman Puji Program Prabowo: Makan Bergizi Gratis Itu Penting
Darmizal mengungkapkan, upaya memecah belah hubungan Jokowi dan Prabowo sama saja memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. "Sebagai tokoh dan pemimpin bangsa, beliau berdua janganlah dipecah belah. Keduanya adalah tokoh bangsa yang patut dijadikan tauladan bagi seluruh masyarakat Indonesia," terangnya.
Alumni UGM Yogyakarta ini mencontohkan, sikap negarawan Jokowi jelas terlihat ketika selalu menjaga hubungan baik dan berkesinambungan dengan Prabowo, walau terjadi dua kali persaingan ketat antara keduanya pada kontestasi Pilpres.
"Faktanya, pada periode kedua kepemimpinan pak Jokowi, beliau malah merarangkul Prabowo menjadi Menteri Pertahanan dalam Kabinet Indonesia Maju, untuk bersama-sama membangun Indonesia," ungkap Darmizal.
Baca juga : Ke Malaysia, Prabowo Terima Penghargaan Istimewa Dari Sultan Ibrahim
Dirinya meminta para elit politik di Indonesia untuk tetap menjaga kerukunan meski berbeda pandangan. Jangan pula, mengadu domba presiden dan mantan presiden.
"Jika ingin mengoreksi, Pakailah cara-cara yang elegant, bermartabat sesuai budaya luhur bangsa, tidak dengan propaganda atau mengadu domba. Karena adu domba antara Prabwo dan Jokowi akan sia sia. Mereka berdua tidak akan terpecah. Pak Prabowo dan Jokowi itu ibarat masakan dan bumbunya yang akan saling melengkapi untuk mewujudkan Indonesia Emas tahun 2045," pungkas Darmizal.
Sebelumnya dalam pidato pembukaan Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama di Surabaya, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya di pembukaan Kongres XVIII Muslimat Nahdlatul Ulama di Jatim International Expo, Surabaya, Jawa Timur, Senin, 10 Februari 2025, mengungkapkan ada pihak yang ingin memisah dirinya dengan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Baca juga : PDI Perjuangan Ingin Megawati & Prabowo Bertemu Sebelum Kongres
"Ada yang sekarang mau misah-misahkan saya sama Pak Jokowi. Lucu juga untuk bahan ketawa boleh. Jangan, kita jangan ikut. Pecah belah, pecah belah itu adalah kegiatan mereka-mereka yang tidak suka sama Indonesia," ujar.
Prabowo mengingatkan, kegiatan memecah belah bangsa Indonesia sudah ada sejak era penjajahan. "Dari ratusan tahun devide et impera itu adalah taktik strategi untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia, nggak usah dihiraukan," ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya