Dark/Light Mode

Mau Bentuk Sea And Coast Guard Indonesia

Pemerintah Perkuat Keamanan Di Laut

Kamis, 13 Februari 2025 07:25 WIB
Wakil Menko Polkam Lodewijk F Paulus. (Foto: Istimewa)
Wakil Menko Polkam Lodewijk F Paulus. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
“Kalau menghadapi ancaman atau tantangan, mereka bisa minta bantuan misalnya dari Kepolisian, bantuan dari TNI, itu biasalah,” cetusnya.

Dia mengaku akan segera menghadap Presiden Prabowo untuk melaporkan soal inisiasi RUU Keamanan Laut, yang memasukan usulan pembentukan sebuah Sea and Coast Guard Indonesia.

“Kalau Bapak Presiden menyetujui dan memerintahkan kepada kami di Kemenko Kumham Imipas untuk men-draf RUU ini, insya Allah dalam beberapa bulan dapat dipersiapkan draf rancangan undang-undang untuk disepakati,” tandasnya.

Baca juga : OSO: Pembangunan Butuh Dukungan Semua Pihak

Di media sosial X, munculnya wacana pembentukan Sea and Cost Guard Indonesia ditanggapi serius oleh netizen.

“Mudah-mudahan sih benar bisa ada badan yang betul-betul kayak coast guardnya US atau China. Jangan hanya ubah nama instansi, tapi isi dan kewenangannya sama alias nggak berubah,” tulis akun @onippopojdk.

“Kalau baru wacana, saya usul, Polairud dan Bakamla saja yang di lebur jadi satu,” kata akun @Nicke9662734599.

Baca juga : Mantan Direksi PPSJ Didakwa Rugikan Negara Rp 224 Miliar

“Jangan sampai, pembentukan badan baru justru menambah birokrasi, membebani anggaran, dan mengulangi kesalahan yang sama seperti Bakorkamla,” timpal akun @ombahku.

Senada, akun @supergambles juga mendorong perubahan yang terjadi tak sekadar pergantian nama.

“Kalau cuma gonta-ganti nama, lebih baik optimalkan yang ada saja. Kalau ide kayak gini terus, ujungnya nambah orang/satgas artinya nambah duit pengeluaran dong,” cetusnya. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.