Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
DAMRI Tanggapi Insiden Penikaman Crew di SPBU Rajabasa Lampung
Rabu, 12 Februari 2025 15:27 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Perusahaan Umum DAMRI memberikan tanggapan terkait insiden penikaman yang menimpa salah satu crew mereka pada Minggu (9/2) di SPBU Rajabasa, Kota Bandar Lampung.
Kejadian ini viral di media sosial dan memicu perhatian masyarakat.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, insiden bermula ketika bus DAMRI sedang mengantre untuk mengisi bahan bakar.
Baca juga : DPR Bentuk Panja Investigasi Kecelakaan Truk di Tol Ciawi
Seorang pengemudi mobil Pajero diduga menyerobot antrean di depan bus DAMRI.
Crew DAMRI yang bertugas kemudian menegur sopir tersebut agar mengikuti urutan antrean.
Namun, teguran itu justru memicu emosi sang pengemudi. Ia turun dari mobil dan terlibat perdebatan dengan crew DAMRI.
Baca juga : KESDM Dan Pertamina Sosialisasikan Penataan Ekosistem Rantai Pasok LPG 3 Kg
Dalam keadaan marah, pengemudi Pajero tersebut mengeluarkan senjata tajam dan melukai crew DAMRI.
Menanggapi peristiwa ini, Head of Corporate Communication DAMRI Atikah Abdullah memastikan bahwa kasus ini telah ditangani oleh pihak berwenang sesuai ketentuan hukum.
"DAMRI menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga telah memastikan bahwa crew DAMRI yang menjadi korban telah mendapatkan penanganan medis dengan baik," ujar Atikah dalam keterangannya, Rabu (12/2).
Baca juga : Apindo Harap Penarikan Cukai MBDK Dikaji Ulang
Atikah menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan seluruh Insan DAMRI, terutama frontliner seperti pramudi, menjadi prioritas utama perusahaan.
"Terima kasih atas segala kepercayaan dan dukungan dari masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pelanggan selama menggunakan layanan DAMRI," tutupnya.
Saat ini, proses hukum terhadap pelaku tengah berjalan, sementara kondisi korban dikabarkan dalam penanganan medis yang optimal.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya