Dark/Light Mode

Pengangkatan CPNS & PPPK Dipercepat, Pengamat: Prabowo Mendengar Aspirasi Publik

Senin, 17 Maret 2025 19:02 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Foto : Genrinra)
Presiden Prabowo Subianto. (Foto : Genrinra)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah mengapresiasi keputusan pemerintah yang akhirnya memajukan jadwal pengangkatan CPNS dan PPPK. Ini menunjukkan bukti bahwa Prabowo mendengar usulan publik dan membela kepentingan ASN.

“Saya kira itu langkah pemerintah yang paling tepat, paling strategis, di mana kemudian hendaknya pemerintah itu selalu memperhatikan kebutuhan masyarakat,” kata Trubus di Jakarta, Senin (17/3).

Baca juga : Pemerintah Inspeksi Minyakita, Pengamat: Negara Hadir Melindungi Rakyat

Pemerintah resmi diketahui memajukan pengangkatan CPNS paling lambat diangkat pada Juni 2025 dari sebelumnya Oktober 2025. Sedangkan PPPK paling lambat Oktober 2025 yang sebelumnya Maret 2026.

Menurutnya, jangan sampai penundaan pengangkatan CPNS dan PPPK ini merugikan para CPNS dan PPPK lantaran membuat mereka menjadi menganggur selama 6 bulan atau lebih.

Baca juga : PSU Pilkada Serang, Pengamat: Masyarakat Cenderung Tolak Dinasti Politik

“Jadi kalau ini dipercepat ya ini sesuai dengan berbagai usulan dari para pengamat, pakar, banyak pokoknya dari publik lah meminta supaya jangan malah ditunda, malah harusnya dipercepat, itu kan ungkapan itu sudah pernah disampaikan kepada pemerintah,” tegas Trubus.

Di sisi lain, ia menilai keputusan pemerintah yang memajukan jadwal ini menjadi bukti bahwa pemerintah mendengarkan aspirasi publik. 

Baca juga : Pengangkatan CPNS & P3K Ditunda, Istana Pastikan Bukan Karena Efisiensi

“Dan ini bisa dibuktikan sekarang, artinya Pak Prabowo sangat-sangat peduli kepada kepentingan ASN, kebutuhan ASN, tapi di satu sisi juga harus percepatan dalam rangka pelayanan publik itu,” ungkapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.