Dark/Light Mode

Bahlil: PLN Siap Layani Pengguna Kendaraan Listrik saat Libur Idul Fitri

Kamis, 27 Maret 2025 00:05 WIB
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (kiri) didampingi Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) mengecek kesiapan unit SPKLU Mobile saat kunjungannya di Surabaya pada Selasa (25/3). (Foto: PLN)
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia (kiri) didampingi Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan) mengecek kesiapan unit SPKLU Mobile saat kunjungannya di Surabaya pada Selasa (25/3). (Foto: PLN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan infrastruktur kendaraan listrik yang dikelola oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) siap melayani pengguna kendaraan listrik selama periode libur Idul Fitri 1446 Hijriah di wilayah Jawa Timur.

Demi meningkatkan kenyamanan pengguna, PLN telah meningkatkan jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di wilayah tersebut hingga enam kali lipat dibandingkan periode Lebaran sebelumnya.

Hal ini disampaikan Bahlil setelah meninjau Distribution Control Center (DCC) PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi Jawa Timur (UP2D) bersama Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, pada Selasa (25/3).

"Alhamdulillah, dengan kesiapan PLN dan semua pihak, penggunaan mobil listrik meningkat sekitar lima hingga enam kali lipat. Karena itu, kami harus menyediakan SPKLU secara masif," ujar Bahlil.

Bahlil juga mengimbau pengguna kendaraan listrik agar tidak khawatir saat melakukan perjalanan jauh selama libur Lebaran, termasuk ke Jawa Timur hingga Bali.

PLN telah menyediakan berbagai fitur dalam menu Electric Vehicle Digital Service (EVDS) pada aplikasi PLN Mobile untuk memudahkan pengguna dalam menemukan SPKLU terdekat.

Baca juga : PLN EPI Pastikan Pasokan Listrik Andal Jelang Idul Fitri

Selain itu, PLN telah menyiapkan SPKLU Mobile yang akan bersiaga di sepanjang Tol Trans Sumatra-Jawa.

"Lewat aplikasi PLN Mobile, pengguna bisa mengecek SPKLU yang tersedia untuk mengisi daya. Bahkan, kami juga menyediakan SPKLU Mobile. Jika ada kendaraan listrik yang kehabisan daya di tengah perjalanan, SPKLU Mobile siap membantu," ujar Bahlil.

PLN Siapkan 339 SPKLU 

Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa PLN telah mengantisipasi lonjakan penggunaan kendaraan listrik, terutama di Jawa Timur.

Saat ini, terdapat 339 unit SPKLU di 206 lokasi yang siap melayani masyarakat.

Darmawan menambahkan bahwa dengan peningkatan jumlah SPKLU, jarak antarstasiun pengisian kini lebih dekat.

Pengguna kendaraan listrik yang ingin melakukan perjalanan ke wilayah timur Jawa hingga Bali dapat mengakses SPKLU dengan lebih mudah.

Baca juga : Komit Kembangkan Kendaraan Listrik, Sokonindo Akan Ekspansi Pasar Indonesia

"Dulu, jarak antar SPKLU sekitar 41 kilometer, kini hanya 25-26 kilometer. Perjalanan dari Jakarta kini lebih nyaman, dengan pemberhentian pertama di Cirebon (200 kilometer), lalu ke Semarang, Madiun, Surabaya, hingga Banyuwangi. Semua SPKLU sudah tersedia dan aman," jelas Darmawan.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan pengguna kendaraan listrik, PLN juga menyiagakan 1.680 personel di setiap titik SPKLU di Jawa Timur selama periode Siaga Idul Fitri 1446 Hijriah hingga 11 April 2025.

"Kami berkomitmen memberikan pengalaman terbaik bagi pengguna kendaraan listrik. SPKLU dan petugas kami bersiaga 24 jam di setiap lokasi, memastikan pengisian daya berjalan mudah dan nyaman," tambahnya.

5.650 Personel Disiagakan

PLN juga memastikan suplai listrik di Jawa Timur dalam kondisi aman dan cukup selama periode Lebaran 2025.

Dengan daya mampu sebesar 10,5 gigawatt (GW) dan beban puncak sekitar 4,6 GW, masih terdapat cadangan daya (reserve margin) yang mencukupi.

"Ada tujuh subsistem di Jawa Timur dan semuanya dalam kondisi aman. Kami telah melakukan pengecekan dan memastikan keseimbangan sistem terjaga," ujar Darmawan.

Baca juga : Tambah SPKLU, PLN Antisipasi Lonjakan Pemudik Kendaraan Listrik

Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, PLN menyiagakan 5.650 personel yang tersebar di 144 Posko Siaga dan Posko Mudik.

Para petugas juga didukung dengan peralatan lengkap, termasuk: 92 unit Genset 234 Unit Gardu Bergerak (UGB) 55 unit Uninterruptible Power Supply (UPS) 12 Unit Kabel Bergerak (UKB) 398 unit mobil operasional 454 unit motor 74 unit crane.

"Harapan kami, dengan infrastruktur kendaraan listrik yang semakin lengkap dan pasokan listrik yang andal, masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan nyaman dan tenang," tutup Darmawan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.