Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) mempersilakan tim penyidik Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan digital forensik, untuk memastikan keaslian ijazahnya.
Hal ini disampaikan Jokowi, usai menjalani pemeriksaan berdurasi hampir tiga jam atas laporan tuduhan ijazah palsu di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (30/4/2025) siang.
Baca juga : Jokowi Tiba Di Polda Metro Jaya, Laporkan Tuduhan Ijazah Palsu
"Kalau diperlukan, silakan. Yang jelas, sudah kita bawa ke ranah hukum," kata Jokowi.
Menurut Jokowi, tuduhan ijazah palsu sebetulnya bukan masalah besar. Tetapi, karena terus berlarut-larut, tuduhan ijazah palsu perlu diselesaikan secara hukum.
Baca juga : Menko PMK Tegaskan Pentingnya Kesiapan Indonesia Hadapi Disrupsi AI
"Ya ini sebetulnya masalah ringan. Urusan tuduhan ijazah palsu. Tetapi perlu dibawa ke ranah hukum, agar semua jelas dan gamblang," tutur Jokowi.
"Kan dulu masih menjabat, saya pikir sudah selesai. Ternyata masih berlarut-larut. Sehingga, dibawa ke ranah hukum akan menjadi lebih baik," lanjutnya.
Baca juga : Jokowi Dan Jonan Memberikan Penghormatan Di Depan Peti Jenazah Paus Fransiskus
Meski begitu, dia belum mau menyebut nama-nama yang dilaporkannya pada hari ini. "Nanti ditanyakan ke kuasa hukum ya," ujar Jokowi, yang mengaku dicecar 30-35 pertanyaan saat diperiksa tim penyidik Polda Metro Jaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya