Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo melepas sebanyak 700 buruh terdampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) untuk kembali bekerja di tempat yang baru.
Pelepasan tersebut berlangsung di Gedung Rupattama, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (12/6/2025).
Kapolri menyampaikan, langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dalam upaya penyelesaian masalah ketenagakerjaan yang dihadapi oleh para buruh akibat dinamika global.
Baca juga : Pelatih Moriyasu: Timnas Jepang Harus Terus Berusaha Keras
“Menindaklanjuti perintah Bapak Presiden, kami bersama rekan-rekan dari serikat buruh, khususnya yang berada di bawah koordinasi Desk Ketenagakerjaan yang didampingi oleh Pak Andi Gani dan tim, berupaya menyelesaikan permasalahan-permasalahan di sektor industri,” ujar Sigit.
Dalam pelaksanaan program ini, Polri melakukan kolaborasi lintas sektor dengan sejumlah pihak guna membuka lapangan kerja baru bagi buruh yang terdampak PHK. Pada tahap pertama, 700 buruh diberangkatkan untuk mulai bekerja di perusahaan baru, dan ke depan direncanakan akan ada tambahan sekitar 1.000 orang.
“Kolaborasi ini memungkinkan kami untuk mempersiapkan para buruh, sehingga mereka bisa segera kembali bekerja. Hari ini 700 orang mulai diberangkatkan, dan proses ini akan terus berlanjut,” katanya.
Baca juga : Pemerintah Terapkan Sertifikasi ISPO Untuk Keberlanjutan Kelapa Sawit
Adapun para buruh akan bekerja di perusahaan padat karya, yakni PT IDS dan PT Tah Shung Hung. Kapolri berharap, langkah ini menjadi kabar baik bagi para pekerja dan masyarakat luas, di tengah tantangan ekonomi global yang berdampak terhadap dunia kerja.
“Ini tentunya menjadi kabar menggembirakan bagi kita semua, khususnya bagi para buruh yang memiliki latar belakang pekerjaan serupa,” ucap Sigit.
Kapolri juga menegaskan bahwa kolaborasi dalam penyelesaian permasalahan ketenagakerjaan ini akan terus dikembangkan. Saat ini, Polri telah melatih sekitar 2.600 personel untuk mendukung operasional Desk Ketenagakerjaan di berbagai wilayah.
Baca juga : Panen Raya, Polri Lepas Ekspor Perdana 1.200 Ton Jagung Ke Malaysia
“Harapannya, desk ini bisa menuntaskan berbagai persoalan buruh, termasuk mengomunikasikan kebutuhan dan penempatan tenaga kerja ke industri-industri yang memerlukan,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Kapolri menyampaikan ucapan selamat bekerja kepada para buruh yang akan memulai penempatan barunya. “Selamat bekerja di tempat yang baru bagi teman-teman buruh. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk masa depan yang lebih sejahtera,” pungkas Sigit.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya