Dark/Light Mode

Kaligedang Kisruh, Warga Ijen Bela PTPN Dan Kutuk Premanisme

Rabu, 21 Mei 2025 12:51 WIB
Kaligedang Kisruh, Warga Ijen Bela PTPN Dan Kutuk Premanisme

RM.id  Rakyat Merdeka - Warga yang tinggal di kawasan sentra kopi arabika Ijen, Bondowoso, Jawa Timur, menyesalkan ulah segelintir oknum yang bikin onar di Desa Kaligedang. Aksi mereka dinilai bernuansa premanisme, bahkan sampai merusak aset negara.

Kekacauan yang terjadi di Kaligedang tak hanya mencoreng nama baik warga sekitar, tapi juga merusak harmoni yang selama ini terjalin antara masyarakat dan PTPN, perusahaan negara yang membina kawasan tersebut.

"Masyarakat Ijen tidak seperti itu. Kami sangat menyayangkan ulah segelintir oknum di Kaligedang yang telah bertindak anarkis, menyebabkan kekacauan, dan bahkan merusak aset negara hingga viral di media sosial. Kami sangat malu dengan ulah itu," kata Misyana saat ditemui di Bondowoso, Selasa (20/05/2025).  

Baca juga : PKS Dukung Pemerintah Bikin Satgas Terpadu Basmi Premanisme

Ibu dua anak itu mengatakan bahwa dirinya telah hidup berdampingan dengan PTPN selama puluhan tahun. Dari PTPN juga, orang tuanya memperoleh penghasilan. Dan dari PTPN juga, dia dapat memastikan pendidikan kedua putrinya itu mendapat kehidupan yang layak serta pendidikan yang baik.  

PTPN, kata dia, juga terus bertransformasi. Selama tiga tahun terakhir, transformasi PTPN turut membuat kehidupan masyarakat desa kian mumpuni. Program-program kemitraan, pendampingan, dan pelatihan, tidak hanya membuat petani semakin cakap keahlian, namun juga membuka peluang-peluang baru dalam menggarap pasar.  

"Sejak awal saya dan suami bermitra dengan PTPN, Alhmdulillah, kehidupan kami lebih dari cukup. Kami memiliki kesempatan untuk terus belajar, berkembang, dan PTPN juga membuka ruang-ruang baru bagi kami agar dapat berkontribusi mendukung program Pak Prabowo memperkuat ketahanan pangan," ujarnya.  

Baca juga : Terkuak, Rencana Menyuap Sekjen DPR Dan Kemendagri

Setali tiga uang, Rafada warga lainnya yang telah menjadi bagian dari kelompok tani binaan PTPN berharap kejadian tersebut tak lagi terulang. Menurut dia, kondusifitas adalah kunci dari pertumbuhan dan kemandirian ekonomi.

Ia mengatakan akan terus menjadi bagian dari semangat PTPN untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional melalui tanaman-tanaman yang pangan yang ia budidayakan.

Areal negara yang dikelola PTPN I SupportingCo bersama dengan PTPN IV PalmCo telah bertransformasi menjadi kebanggaan nasional melalui produksi kopi berkualitas tinggi tersebut tidak melupakan khittahnya, tumbuh dan berkembang bersama petani.

Baca juga : Kapolri-Panglima TNI Gelar Baksos Presisi: Pastikan Kebutuhan Pokok Terjaga

"Kami telah menjalankan skema kerja sama dengan ribuan masyarakat. Dan alhamdulillah, saudara-saudara kami di sini merasakan dampak dan manfaat positif dari kerjasama ini," kata Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo, Irwan Perangin-Angin. 

Pengembangan kopi arabika di Ijen kian menggeliat usai Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) mengambil langkah strategis dengan melibatkan kerja sama operasional (KSO) dua subholding PTPN III (Persero), yakni PTPN IV PalmCo dan PTPN I SupportingCo di perkebunan Java Coffee Estate yang ada di kawasan Ijen Jawa Timur. Hasilnya, produksi perkebunan Kopi Arabika tertua ke tiga di dunia tersebut meningkat setiap tahun dan konsisten menembus pasar global.

Meski begitu, PTPN tidak hanya fokus pada penguatan produksi dan upaya menembus pasar kopi internasional, melainkan turut membawa perubahan dan perbaikan dalam kontribusi positifnya sebagai perusahaan negara kepada masyarakat setempat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.