Dark/Light Mode

PIP 2025 Cair Lagi, Ini Cara Cek Secara Online Dan Ambil Uangnya

Kamis, 3 Juli 2025 21:57 WIB
Ilustrasi. Foto: Dikdasmen
Ilustrasi. Foto: Dikdasmen

RM.id  Rakyat Merdeka - Dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kembali cair di pertengahan 2025. Banyak siswa SD, SMP, hingga SMA sudah mulai menerima uang bantuan dari pemerintah. Proses pencairan tahap kedua kini sedang berlangsung sejak awal Juli.

Namun, tak sedikit orang tua dan siswa yang belum tahu apakah mereka termasuk penerima. Tak sedikit juga yang belum tahu cara mengecek pencairan PIP secara online.

PIP adalah program bantuan tunai yang diberikan kepada siswa dari keluarga kurang mampu agar bisa terus sekolah tanpa terbebani biaya.

Baca juga : BRIN Buka Magang 2025, Ini Syarat Dan Waktu Pelaksanaannya

Penyaluran dana dilakukan melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP). Rekening penerima umumnya terhubung ke bank penyalur seperti BRI atau BNI. Tahun ini, besaran bantuannya berbeda tergantung jenjang pendidikan.

Siswa SD mendapat Rp 450.000 per tahun. Untuk SMP, bantuannya Rp 750.000. Sementara siswa SMA atau SMK mendapat Rp 1 juta. Dana bisa cair sekaligus atau dicicil, tergantung kebijakan sekolah dan bank penyalur.

Untuk mengecek apakah termasuk penerima aktif, siswa bisa mengakses situs resmi pip.kemendikdasmen.go.id. Data yang perlu disiapkan adalah NISN, tanggal lahir, dan nama ibu kandung. Setelah itu, klik “Cek Penerima PIP”. Sistem akan menampilkan informasi status dan jadwal pencairan dana.

Baca juga : PMI Manufaktur RI Juni Drop Lagi, Ini Kata Kemenperin

Jika namamu terdaftar sebagai penerima, datanglah ke bank penyalur. Bawa KIP dan kartu identitas seperti KTP atau KK. Bagi siswa yang masih di bawah umur, harus didampingi orang tua atau wali.

Petugas bank akan memverifikasi data. Jika semua sesuai, dana langsung dicairkan. Jangan lupa tanda tangan bukti penerimaan dan simpan salinannya untuk arsip.

Pencairan PIP 2025 dibagi tiga tahap. Tahap pertama sudah berlangsung April hingga Mei. Tahap kedua sedang berjalan sepanjang Juli dan Agustus. Sedangkan tahap ketiga akan berlangsung Oktober hingga November.

Baca juga : Serangan Amerika Dibalas 20 Rudal

Namun tak semua siswa bisa langsung cair. Ada beberapa alasan kenapa dana PIP bisa gagal masuk rekening. Misalnya, NISN tidak valid atau belum terdaftar di sistem Dapodik. Bisa juga karena rekening belum aktif, siswa sudah lulus, atau data ibu kandung salah saat pengisian.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.