Dark/Light Mode

Tegas, Manajemen GBK Pecat Petugas Yang Putar Audio Tak Senonoh

Selasa, 15 Juli 2025 13:39 WIB
Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta (Foto: Instagram)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta (Foto: Instagram)

RM.id  Rakyat Merdeka - Manajemen Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) mengambil langkah tegas dengan memberhentikan petugas pemutaran konten audio, menyusul insiden suara desahan wanita yang terdengar dari speaker GBK saat masyarakat berolahraga di kawasan tersebut pada Minggu (13/7/2025) pagi.

"Manajemen PPKGBK kembali menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas pemutaran konten audio tidak pantas di kawasan publik GBK pada Sabtu, 12 Juli lalu," kata Manajemen PPKGBK melalui akun Instagram resminya, @love_gbk, Senin (14/7/2025).

"Kami mengambil langkah tegas dengan memberhentikan para petugas pada bidang tersebut. Sementara itu, penyelidikan dan investigasi forensik tetap berjalan," imbuh keterangan tersebut.

Baca juga : Pakar: Penataan Kawasan Hutan Harus Adil Dan Patuhi UUPA

Pemecatan ini merupakan langkah lanjutan dari hasil evaluasi internal yang juga disampaikan Manajemen PPKGBK di akun Instagram resminya, Minggu (13/7/2025).

Manajemen PPKGBK menjelaskan, insiden itu terjadi akibat kelalaian petugas yang menyiapkan playlist di salah satu platform musik berbayar yang bebas hak cipta, tanpa melakukan pengecekan secara berkala dan menyeluruh.

"Setelah satu rangkaian playlist selesai, aplikasi secara random memutar audio lain yang tidak layak untuk diputar di ruang publik, yang bukan berasal dari daftar kurasi resmi GBK," terang Manajemen PPKGBK. 

Baca juga : Sinarmas Asset ManagementĀ Perluas Pasar Reksa Dana

Saat ini, seluruh playlist audio telah di-review ulang. Hanya playlist kurasi resmi
yang diperkenankan untuk digunakan.

Akses pemutaran audio kini dibatasi hanya untuk personel terverifikasi dan terlatih, dengan metode pemutaran audio menggunakan media offline yang tersimpan di desktop, bukan online.

Manajemen PPKGBK memahami, GBK adalah ruang publik yang dihormati dan digunakan oleh berbagai kalangan masyarakat, termasuk anak-anak dan keluarga.

Baca juga : Tom Lembong Impor Gula Tidak Sesuai Rakortas

"Kami menyesalkan kejadian ini dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan secara menyeluruh. PPK GBK senantiasa menjunjung tinggi standar etika dan profesionalisme dalam setiap operasionalnya," ujar Manajemen PPKGBK.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat, dan akan terus berupaya menjaga GBK sebagai ruang publik yang aman dan nyaman bagi semua," pungkas pernyataan tersebut.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.