Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Suasana semarak panen raya jagung menyelimuti lahan pertanian di Desa Rembun, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, Rabu (6/8/2025). Ribuan tongkol jagung berwarna keemasan menjadi simbol keberhasilan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Prof. Dedi Prasetyo, turut hadir memanen hasil bumi bersama para petani, kelompok tani, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Malang. Ia juga menyapa warga dan ikut merasakan langsung hasil kerja keras petani di lapangan.
Panen raya ini merupakan puncak dari program kolaboratif antara Polres Malang, kelompok tani, Forkopimda, serta sektor swasta seperti PT Syngenta Indonesia dan Perum Bulog. Program ini tak hanya berfokus pada pertanian, melainkan bagian dari strategi nasional memperkuat ketahanan pangan dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat pasca pandemi.
Baca juga : Indonesia - Belarus Perkuat Kerja Sama Pangan & Pertanian
Sebanyak 200 hektare lahan jagung yang dikelola oleh 354 petani lokal dipanen serentak. Dengan masa tanam antara 105 hingga 115 hari, hasil panen diperkirakan mencapai 8 hingga 10 ton per hektare. Rata-rata pendapatan bersih petani dari panen kali ini menembus angka Rp55 juta per hektare.
“Panen ini bukan hanya keberhasilan petani, tapi juga hasil sinergi semua pihak. Polri siap terus mendukung program pertanian sebagai bagian dari solusi pemulihan ekonomi dan ketahanan pangan,” ujar Komjen Dedi di lokasi.
Kegiatan ini juga menjadi tindak lanjut dari penanaman serentak beberapa bulan sebelumnya di lokasi yang sama. Saat itu, Polres Malang aktif mendampingi petani mulai dari persiapan lahan, distribusi benih, hingga pelaksanaan penanaman.
Baca juga : Pemprov Banten dan InJourney Airports Perkuat Sinergi Pelayanan Publik
PT Syngenta Indonesia berperan penting dengan menyediakan bibit unggul yang terbukti meningkatkan produktivitas. Sementara di sisi hilir, Bulog turut serta dalam penyerapan dan distribusi hasil panen, sehingga para petani tidak lagi dibebani persoalan pemasaran.
Komjen Dedi menegaskan, keterlibatan Polri dalam sektor pertanian bukan sekadar simbolik. “Ini adalah wujud nyata peran Polri di sektor strategis. Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan program ini. Kehadiran Polri bukan hanya soal keamanan, tapi juga memastikan petani bisa sejahtera,” tegasnya.
Ia menyebut, model kemitraan antara Polri, pemerintah daerah, perusahaan swasta, dan lembaga distribusi pangan seperti Bulog, layak dijadikan contoh untuk daerah lain. “Dengan sinergi seperti ini, swasembada pangan bukan sekadar wacana, tapi visi yang bisa kita wujudkan bersama,” katanya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya