Dark/Light Mode

Sikapi Dinamika Global, PKS Dukung Prabowo Perkuat Pertahanan

Rabu, 13 Agustus 2025 07:20 WIB
Politisi Partai Keadilan Se­jahtera (PKS), Sukamta. (Foto: Dok. PKS)
Politisi Partai Keadilan Se­jahtera (PKS), Sukamta. (Foto: Dok. PKS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kebijakan Presiden Prabowo Subianto menambah fungsi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) mendapat dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan perwujuduan Asta Cita, khususnya dalam memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara.

Politisi Partai Keadilan Se­jahtera (PKS), Sukamta mengatakan, penguatan pertahanan melalui Peraturan Presiden (Per­pres) Nomor 85 tahun 2025 se­jalan dengan perwujuduan Asta Cita. Khususnya, kata dia, dalam memantapkan sistem pertahanan dan keamanan negara.

“Langkah ini selaras dengan kebutuhan pertahanan kita, meng­ingat tantangan yang sedang dan akan dihadapi bangsa semakin meningkat,” kata Sukamta di Jakarta, Selasa (12/8/2025).

Wakil Ketua Komisi I DPR mengatakan, saat ini situasi global sedang tidak menentu. Dinamika geopolitik global yang multipolar membuat setiap bangsa dapat menjadi kekuatan yang memengaruhi naik-turun suhu politik internasional.

Baca juga : 3 Kader Nyeberang Ke PSI, Banteng Solo Tidak Panik

“Sehingga, setiap bangsa per­lu bersiap,” tuturnya.

Sukamta mencontohkan, situasi di kawasan Laut Tiongkok Selatan yang bersinggungan dengan be­berapa negara, dan konflik Thai­land versus Kamboja yang bisa memicu ketegangan kapan saja.

Begitupun, kata Sukamta, eskalasi konflik di berbagai belahan dunia. Kata dia, Paki­stan versus India, Rusia versus Ukraina, genosida Palestina oleh Israel, dan ketegangan Iran versus Israel, menjadi ancaman nyata bagi stabilitas global.

“Bukan berarti kita cinta perang. Justru kita menjun­jung tinggi perdamaian. Untuk menjaga perdamaian, kita memerlukan pertahanan yang ko­koh. Civis pacem para bellum,” tegasnya.

Baca juga : Kasus Suap Mantan Sekretaris MA, KPK Ancam Jemput Paksa TSK

Sebelumnya, Presiden Prabo­wo Subianto mengukuhkan 162 satuan baru TNI. Pengukuhan ini dilaksanakan dalam Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Kom­pleks Pusdiklat Kopassus, Batu­jajar, Bandung Barat, Minggu (10/8/2025).

Ke-162 satuan baru TNI itu adalah 6 Komando Daerah Mi­liter, 14 Komando Daerah Ang­katan Laut, 3 Komando Daerah Angkatan Udara, 1 Komando Operasi Udara, 6 Grup Kom­ando Pasukan Khusus.

Kemudian, 20 Brigade Terito­rial Pembangunan, 1 Brigade Infanteri Marinir, 1 Resimen Korps Pasukan Gerak Cepat, 100 Batalion Teritorial Pem­bangunan, 5 Batalion Infanteri Marinir, 5 Batalion Komando Korps Pasukan Gerak Cepat.

“Saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan 6 Komando Daerah Militer, 14 Komando Daerah Angkatan Laut, 3 Kom­ando Daerah Angkatan Udara,” ujar Prabowo.

Baca juga : Pertamina Sukses Sulap Limbah Migor Jadi Avtur

Diketahui, Presiden Prabowo menambah badan baru di Ke­menhan lewat Perpres Nomor 85 Tahun 2025 tentang Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang diteken pada 5 Agustus 2025. Perpres ini menggantikan Per­pres Nomor 151 tahun 2024 tentang Kemhan yang diteken Presiden ke-7 Republik Indone­sia Joko Widodo (Jokowi).

Dalam Pasal 7 Perpres 85/2025 ini, mengatur penambahan badan baru di lingkungan Kemhan. Badan baru tersebut adalah Badan Cadangan Nasional serta Badan Pemeliharaan dan Perawatan Pertahanan.

Sedangkan Badan Logistik Pertahanan, Badan Teknologi Pertahanan, Badan Pengem­bangan Sumber Daya Manusia Pertahanan, serta Badan Infor­masi dan Komunikasi Intelijen Pertahanan merupakan penye­suaian dari nomenklatur dalam Perpres 151/2024. [BSH]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.