Dark/Light Mode

Ingatkan Tuntutan Utama Demonstran, GPK RI: Jangan Jadikan Polisi Sasaran

Sabtu, 30 Agustus 2025 08:56 WIB
Foto: Khairizal Anwar.
Foto: Khairizal Anwar.

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Komite Nasional Gerakan Pemerhati Kepolisian (GPK RI), Abdullah Kelrey menuding adanya upaya sistematis untuk mengalihkan isu kritik yang seharusnya ditujukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Kelrey menyatakan bahwa isu publik yang awalnya menyoroti kinerja wakil rakyat kini berbalik menjadikan Polisi sebagai sasaran.

Baca juga : Ojol Gugur, Ahok Ingatkan Massa Demo: Jangan Mau Dipecah Belah

“DPR seolah-olah cuci tangan, dan akhirnya rakyat dibenturkan dengan rakyat, polisi jadi sasaran,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/8/2025). 

Merespons bentrokan dalam aksi unjuk rasa 28 Agustus lalu yang menelan korban jiwa, Kelrey mengimbau masyarakat untuk tidak serta merta menyalahkan aparat kepolisian.

Baca juga : Ingatkan Tuntutan Awal, Ketum IMM: Masyarakat Jangan Dibenturkan dengan Aparat

Dia menegaskan, polisi merupakan bagian dari rakyat yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban. Masyarakat didorong untuk tidak terprovokasi dan menghindari konfrontasi dengan aparat.

Kelrey menekankan pentingnya fokus kembali pada tuntutan utama serta tidak terjerumus dalam skenario pengalihan isu.

Baca juga : Cegah Demo Meluas, DPR Diminta Dengarkan Aspirasi Masyarakat

Ia mengingatkan, momentum Hari Ulang Tahun DPR RI seharusnya menjadi kesempatan untuk menyampaikan kritik yang konstruktif kepada para wakil rakyat, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.