Dark/Light Mode

Reshuffle Kabinet, Pengamat: Prabowo Ingin Kerja Cepat dan Fokus

Senin, 8 September 2025 20:07 WIB
Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri baru di Istana, Senin (8/9/2025). (Foto: Biro Pers)
Presiden Prabowo Subianto melantik sejumlah menteri baru di Istana, Senin (8/9/2025). (Foto: Biro Pers)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pengamat Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Karim Suryadi, menilai langkah Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet menandakan keinginan kuat untuk mempercepat kinerja pemerintahan.

Menurutnya, pergantian sejumlah menteri strategis merupakan cara Presiden untuk memecut laju kabinet agar lebih fokus bekerja.

Baca juga : Reshuffle Kabinet, Menko Polkam Diisi Ad Interim, Menpora Belum Dilantik

“Meski belum lama ini mengapresiasi kinerja para menteri yang dinilainya sudah bekerja keras, kini tiba juga pada keputusan mengganti para pembantunya,” ujar Prof Karim, Senin (8/9/2025).

Karim menilai, masuknya wajah baru di kabinet menunjukkan kehendak Presiden menghadirkan pembantu yang bersih dari desas-desus kasus serta bebas dari kelelahan mental. “Langkah memasukan sosok baru yang bersih dari desas-desus kasus, atau terbebas dari kelelahan mental, menjadi indikasi kuat kehendak Presiden mendorong pembantunya fokus,” tambahnya.

Baca juga : Jakarta Kembali Aman, Pengusaha Muda Apresiasi Kerja Cepat Pemerintah

Namun, ia juga menyoroti masih adanya kursi yang belum jelas pengisinya, terutama posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) serta Menteri Koordinator Politik, dan Keamanan (Menko Polkam).

“Adakah ini menunjukkan adanya sharing of power di antara pimpinan partai politik koalisi Merah Putih?” kata Karim. Ia menegaskan, kalkulasi politik dalam penyusunan kabinet menjadi sesuatu yang tidak terelakkan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.