Dark/Light Mode

Dinilai Inspiratif & Inovatif, Bemnusantara DKI Sesalkan Sara Mundur Dari DPR

Jumat, 12 September 2025 20:58 WIB
Rahmatul Fajri, Koordinator Daerah Bemnusantara DKI Jakarta, menyesalkan atas pengunduran diri Rahayu Saraswati dari DPR.
Rahmatul Fajri, Koordinator Daerah Bemnusantara DKI Jakarta, menyesalkan atas pengunduran diri Rahayu Saraswati dari DPR.

RM.id  Rakyat Merdeka - Koordinator Daerah Bemnusantara DKI Jakarta, Rahmatul Fajri menyayangkan keputusan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo mundur dari kursi DPR. Kata Fajri, Sara merupakan representasi anak muda di DPR. 

"Indonesia kehilangan besar representasi anak muda progresif di Parlemen yang selama ini mampu menghadirkan energi segar, responsivitas, dan kedekatan dengan aspirasi rakyat kecil," kata Fajri, dalam keterangannya, Jumat (12/9/2025). 

Fajri menilai Sara merupakan sosok penting yang merepresentasikan aktivis muda berkapasitas intelektual mumpuni. Sara juga dengan kalangan organisasi kepemudaan dan organisasi kemahasiswaan serta menghadirkan gagasan otentik bagi generasi muda.

Baca juga : Malam Ini Gerhana Bulan, Begini Tata Cara Salat Khusuf

“Mundurnya Mbak Saras adalah kehilangan nyata bagi parlemen. Ia bukan sekadar politisi muda, tapi representasi suara progresif yang mampu menjembatani gagasan anak muda dengan problematika rakyat kecil,” tegas Fajri. 

Ia menambahkan selama ini keponakan Presiden Prabowo Subianto itu dikenal sangat dekat dengan organisasi kepemudaan (OKP). Sara juga aktif menyuarakan keberpihakan pada isu-isu masyarakat yang sering terabaikan.

“Kami dari Bemnusantara Daerah DKI Jakarta melihat Mbak Saras sebagai sosok yang selalu membuka ruang dialog, tidak elitis, dan berani menghadirkan perspektif baru di tengah perdebatan politik yang sering kering dari ide,” ungkapnya.

Baca juga : SVLK Jadi Inspirasi Sertifikasi Berkelanjutan Di Sektor Pertambangan

Dalam konteks demokrasi, Fajri menilai mundurnya Sara menjadi alarm penting agar partai politik tidak mengabaikan kebutuhan regenerasi politik dan keberadaan anak muda dalam struktur pengambilan keputusan.

“Kita butuh lebih banyak Saras-Saras lain di DPR RI. Kehadiran anak muda di parlemen adalah kebutuhan strategis bangsa, bukan sekadar pemanis demokrasi,” tutur Fajri. 

Untuk itu, ia mengajak seluruh partai politik untuk memperluas ruang partisipasi generasi muda, memberi kepercayaan pada kader-kader potensial, dan memastikan proses regenerasi politik berjalan secara sehat. 

Baca juga : Daikin Mulai Pengiriman Perdana AC Nusantara Prestige Ke Seluruh Indonesia

"Kehadiran anak muda di parlemen dan ruang politik nasional bukan hanya simbol, tetapi bagian dari strategi besar untuk menghadirkan kebijakan yang lebih responsif terhadap kepentingan rakyat," pungkasnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.