Dark/Light Mode

Polri Gelar Gerakan Pangan Murah, Salurkan 1.386 Ton Beras SPHP

Sabtu, 27 September 2025 16:55 WIB
Foto: Polri
Foto: Polri

RM.id  Rakyat Merdeka - Panen Raya Jagung Serentak Kuartal III 2025 tidak hanya menghadirkan optimisme pada sektor pertanian, tetapi juga membawa kabar baik bagi masyarakat luas melalui Gerakan Pangan Murah yang digelar Polri.

Program ini menjadi wujud nyata kepedulian institusi kepolisian dalam menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Baca juga : Dorong Swasembada Pangan, KKP Siapkan RPerpres Gemarikan

Kegiatan panen raya turut dihadiri oleh Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Kepala Bapanas RI Arief Prasetyo Ad, Dirut Perum Bulog RI Ahmad Rizal Ramdhani hingga Forkopimda Prov. Sumsel dan Kab. OKU Timur. Selain itu, Mentan Amran Sulaiman juga menghadiri kegiatan tersebut secara virtual dari Prov. Sulsel.

“Polri tentunya ikut menyalurkan beras SPHP melalui program Gerakan Panganan Murah. Kami laporkan bahwa mulai dari 6 Agustus sampai dengan 26 September 2025, Polri telah menyalurkan sebanyak 78.996 ton beras,” jelas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (27/9/25).

Baca juga : Partai Perdana Liga Europa, Serigala Terkam Nice

Adapun penyaluran Beras SPHP di Kab. OKU Timur sebanyak 16,5 TON. Khusus lokasi Panen Raya yang menjadi pusat lokasi kegiatan, jumlah Beras SPHP yang disalurkan sebanyak 1,5 Ton. “Selanjutnya, hari ini target beras SPHP yang diselalurkan di seluruh Indonesia sebanyak 1.386 ton,” ungkap Kapolri.

Beras SPHP tidak disalurkan begitu saja, melainkan dikemas dalam bentuk paket murah seharga Rp 60 ribu. Dalam satu paket, masyarakat memperoleh 5 kg beras SPHP, 1 kg minyak goreng, 1 kg tepung terigu, dan 1 kg gula pasir.  Di pasaran, harga beras SPHP kemasan 5 kg berkisar antara Rp65 ribu hingga Rp75 ribu.

Baca juga : Prabowo Gelar Pertemuan dengan Bill Gates, Anugerahkan Bintang Jasa Utama

Sebelumnya sejak 6 Agustus hingga 26 September 2025, Polri telah menyalurkan 78.996 ton beras SPHP ke berbagai wilayah di Indonesia. Angka ini memperlihatkan skala besar intervensi yang dilakukan, di tengah situasi harga pangan yang fluktuatif. Gerakan pangan murah ini juga dirancang agar tepat sasaran, sehingga masyarakat bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.