Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Purbaya Makan Di Warung Kaki Lima, APKLI: Merakyat Dan Pro Rakyat Kecil
Kamis, 2 Oktober 2025 07:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa kembali mencuri perhatian publik, bukan karena kebijakan fiskal atau angka makroekonomi, melainkan gaya sederhana dan merakyatnya.
Usai menghadiri Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Rabu (1/10/2025), Purbaya memilih menyantap makan siang di warung kaki lima yang berada di samping Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), kawasan Jl. Widya Chandra Barat.
Langkah Purbaya itu mendapat apresiasi dari Asosiasi Pedagang Kali Lima Indonesia (APKLI). Ketua Umum APKLI, Ali Mahsun, menyebut perilaku sang menteri mencerminkan sikap penghormatan terhadap pedagang kecil.
Baca juga : Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja, DAIKIN Resmikan Pusat BLK di Bekasi
“Ini sebuah perilaku merakyat dan sederhana. Lebih dari itu, wujud sikap apa adanya atau sebuah kejujuran. Bahkan ksatria,” kata Ali Mahsun kepada Rakyat Merdeka, Rabu (1/10/2025).
Ali menilai keperpihakan Menkeu Purbaya terhadap ekonomi kerakyatan sejalan dengan misi Presiden Prabowo Subianto. Salah satu buktinya adalah kebijakan fiskal yang dinilai pro rakyat kecil.
“Seusai guyur Rp200 triliun ke Bank Himbara, Purbaya tak peduli dikritik, tetap kekeh tidak menaikkan cukai rokok tahun depan,” ujarnya.
Baca juga : Permintaan Tinggi, BSI Hadirkan Program Cicilan Emas
Menurut Ali, keputusan tersebut berimplikasi luas terhadap keberlangsungan ekosistem ekonomi pertembakauan Indonesia yang mayoritas digerakkan rakyat kecil. Ia merinci, saat ini terdapat sekitar 2,5 juta petani tembakau, 1,5 juta petani cengkeh, 750 ribu buruh pabrik rokok, 750 ribu ibu-ibu pegiat industri rokok, 10 juta pelaku UMKM, dan 17 juta pelaku ekonomi kecil dari hulu hingga hilir.
“Setidaknya, kebijakan Purbaya ini memberikan penghidupan kepada 51 juta rakyat kecil di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Ali pun menilai, gaya sederhana Purbaya saat makan di warung kaki lima menjadi simbol nyata bahwa pejabat negara tidak boleh jauh dari rakyat kecil yang menopang ekonomi kerakyatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya