Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Vale Gandeng UGM Dorong Generasi Muda Wujudkan Tambang Berkelanjutan
Rabu, 8 Oktober 2025 09:45 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Vale Indonesia Tbk bersama Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar talkshow bertajuk “Sustainable Mining for The Future: Building a Young Generation for Sustainable Mining through Innovation, Collaboration, and Good Mining
Practices” dengan dukungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM), Rabu (1/10) lalu.
Acara ini digelar di kampus UGM, Yogyakarta, untuk memperkuat literasi publik tentang praktik pertambangan berkelanjutan di Indonesia.
Sektor pertambangan masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi nasional. Kontribusinya mencapai 12 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan menyumbang Rp 140,5 triliun Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor mineral dan batubara (minerba) pada 2024. Lebih dari 310.000 tenaga kerja terserap di industri ini.
Baca juga : Kemenkop Dorong Percepatan Kopdes Merah Putih Lewat Pembangunan Gerai Dan Gudang
Namun, di balik angka besar itu, masih ada tantangan besar. Emisi karbon dari tambang batubara dan nikel mencapai 45 juta ton CO₂ per tahun, sementara reklamasi pascatambang baru 7.920 hektare pada 2023. Pemerintah menargetkan penurunan emisi 29 persen pada 2030 dan mendorong penerapan Good Mining Practices (GMP).
Direktur Kemitraan dan Relasi Global UGM, Prof. Puji Astuti, membuka acara dengan menegaskan pentingnya peran dunia akademik dalam mendukung praktik tambang hijau dengan mengedepankan Environmental, Social, and Governance (ESG).
CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, menyampaikan roadmap keberlanjutan perusahaan yang berfokus pada inovasi, ESG, dan regenerasi talenta muda. Ia menekankan pentingnya transformasi mindset di sektor tambang.
Baca juga : Legislator PDIP Dorong Pemerintah Wajibkan Pengembang Sediakan Akses Transum
“Pertambangan tidak boleh lagi sekadar soal menggali dan mengambil. Industri ini harus dilandasi semangat keberlanjutan dan tanggung jawab jangka panjang,” kata Bernardus.
Menurutnya, PT Vale berkomitmen menjalankan tambang dengan emisi rendah, menjaga lahan dan air, serta memberdayakan masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Inspektur Tambang Ahli Madya Kementerian ESDM, Lilik Kurniawan, menjelaskan arah kebijakan nasional menuju pertambangan berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Baca juga : Mendagri Dorong Pemda & Investor Kolaborasi Wujudkan Energi Sampah
Sementara itu, Dosen Departemen Teknik Geologi UGM, Dr.Eng. Ir. Lucas Donny Setijadji, menyoroti peran riset kampus dalam mendorong efisiensi tambang dan pemulihan lingkungan. Menurutnya, riset mahasiswa dapat menjadi solusi untuk meningkatkan efektivitas reklamasi dan penggunaan teknologi hijau di lapangan atau Good Mining Practices (GMP).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya