Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tekan Backlog, Ara Tambah Kuota Rumah Subsidi Di Sumut, BRI Gaspol KPR Rakyat
Jumat, 10 Oktober 2025 12:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan menambah kuota rumah subsidi di Sumatera Utara (Sumut) dari 15 ribu menjadi 20 ribu unit pada 2025, dan meningkat menjadi 25 ribu unit pada 2026.
Hal itu disampaikan Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution saat menghadiri acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan (KPP) dan Program Rumah Subsidi yang digelar Bank BRI di Medan, Sumatera Utara, Kamis (9/10/2025).
Acara tersebut diikuti sekitar 3.000 peserta, terdiri dari 600 pengembang rekanan BRI, 300 kontraktor, 100 toko bahan bangunan, serta 2.000 pelaku UMKM, baik secara luring maupun daring. Hadir pula Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Anggota DPR RI Komisi V Musa Rajekshah, serta Wakil Wali Kota Medan Zakiyudin Harahap.
Baca juga : Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Akselerasi Penyaluran KPR FLPP
"Tolong BRI terus dukung pembiayaan, dan Pak Gubernur bantu percepatan perizinan di daerah. Kita tidak bisa bekerja sendiri, seluruh ekosistem harus komit menurunkan backlog perumahan," tegas Maruarar.
Menteri yang akrab disapa Ara itu menegaskan, komitmen Pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat kecil melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan dan program rumah subsidi.
"Program ini adalah dedikasi Presiden Prabowo untuk UMKM dan rakyat kecil di sektor perumahan. Satu rumah dikerjakan oleh lima orang, jadi kalau 350 ribu rumah dibangun, ada 1,75 juta tenaga kerja tercipta," ujarnya.
Baca juga : Sowan Ke BRI, Menteri Ara Gaspol Sosialisasi Rumah Subsidi Dan KUR Perumahan
Ara juga meminta dukungan penuh dari Pemerintah Daerah untuk mempercepat proses perizinan pembangunan perumahan.
"Kita tidak bisa bekerja sendiri. Seluruh ekosistem harus komit menurunkan backlog perumahan,” katanya menegaskan kembali.
Sementara itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyampaikan, sebagai bank penyalur KUR terbesar sekaligus penyalur utama Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), BRI berkomitmen mendukung Program 3 Juta Rumah.
Baca juga : Dukung Program 3 Juta Rumah, Nobu Bank Hadiri Akad Massal KPR FLPP
"BRI telah menyalurkan kredit sebesar Rp1.387 triliun kepada 45 juta debitur. Penyaluran FLPP juga meningkat dari 17 ribu unit pada 2024 menjadi 25 ribu unit di 2025, bahkan telah melampaui target dengan 25.080 unit tersalurkan," ungkap Hery di hadapan ribuan peserta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya