Dark/Light Mode

Rayakan Hari Raya Dipawali, A.S Kobalen Yakini Pemerintah Didukung Rakyat

Senin, 20 Oktober 2025 12:48 WIB
Keluarga A.S Kobalen mengundang politisi dan pengusaha memperingati Hari Raya Dipawali di kediamannya di Kebon Jeruk, Jakarta, Minggu (20/10/2025). Foto: Dok A.S Kobalen
Keluarga A.S Kobalen mengundang politisi dan pengusaha memperingati Hari Raya Dipawali di kediamannya di Kebon Jeruk, Jakarta, Minggu (20/10/2025). Foto: Dok A.S Kobalen

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum (Ketum) Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara (Gema Sadhana) A.S Kobalen, menyemangati Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk menuntaskan program-program baik melalui semangat Asta Cita.

“Harapan kami kepada Pemerintah, tetap teguh dan tidak terombang-ambing oleh prasangka negatif,” ujar Kobalen di acara penyambutan Hari Dipawali atau Festival Cahaya yang dirayakan umat Hindu, di kediamannya di Kebon Jeruk, Jakarta, Minggu (19/10/2025).

Pimpinan organisasi sayap Partai Gerindra ini menceritakan perjuangannya selama 15 tahun hingga akhirnya Prabowo memenangkan kontestasi Pilpres 2024.

Meski sukses mengantarkan jagoannya ke posisi RI-1, baginya perjuangan belum usai. Dia mengakui bahwa Pemerintahan di bawah komando Presiden Prabowo memiliki banyak tantangan.

Namun, ia menyemangati agar sang presiden tetap bersemangat memimpin bangsa ini, karena seluruh rakyat Indonesia mendukung agar program-program baik dapat terealisasi.

“Perjuangan masih panjang, kami yakin rakyat mendukung pemerintah,” katanya.

Baca juga : Kinerja Baik Menteri Raja Juli Antoni Cerminan Sinergi Komisi IV dan Pemerintah

Kobalen menjelaskan bahwa program Pemerintah saat ini memiliki keberpihakan tinggi kepada rakyat. Misalnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG), program rumah subsidi, hingga kenaikan gaji guru.

“Bahkan, lebih membanggakan lagi, rakyat berada di garis depan mengawal Pak Prabowo. Jangan khawatir, jalan terus,” ujarnya bersemangat.

Pada kesempatan ini, Kobalen juga menyambut baik kehadiran sejumlah pejabat di kediamannya dalam rangka merayakan Hari Raya Dipawali.

Dia menganalogikan perayaan ini seperti Lebaran bagi umat Hindu, yang melambangkan kemenangan kebaikan atas keburukan.

Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua Dewan Pembina Gema Sadhana Hashim S. Djojohadikusumo, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Indonesia Fahri Hamzah, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Selanjutnya, Ketua Umum Prabowo Sedunia Ati Lolong Rajendra, Ketua Laskar Prabowo Devi Taurisa, Ketua Umum Mahadewi Ike Suharjo, Sekjen Mahadewi Dr. Merdy Rumintjap, sekaligus pengurus DPP Teman Prabowo Sedunia (TPS).

Baca juga : Doa Dahnil di Tanah Suci, Harap Pemerintahan Prabowo Kian Dicintai Rakyat

Kobalen berharap perayaan Hari Raya umat Hindu ini semakin dikenal luas di Indonesia. Pasalnya, meski telah dirayakan selama 250 tahun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya.

Padahal, sejumlah negara turut merayakan Dipawali dan bahkan menjadikannya sebagai hari libur nasional.

“Amerika setiap tahun merayakan ini di Gedung Putih. Malaysia dan Singapura menjadikannya hari libur, bahkan di Inggris juga dirayakan,” ujarnya.

Dia menambahkan, di Indonesia pihaknya melalui ormas Gema Sadhana mendorong agar Hari Raya ini dapat ditetapkan sebagai hari libur nasional.

“Sekarang sudah ada edaran menteri, tetapi belum tersebar luas dan masih banyak instansi yang belum mengetahui,” ungkapnya.

Kobalen berharap, ke depan pihaknya dapat merayakan Hari Raya ini secara nasional dengan menghadirkan hingga 5.000 orang, serta dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga : Bertemu Di Jakarta, Gibran Minta Relawan Pilpres Kawal Program Pemerintah

“Tapi karena kondisi dan persiapan kami belum begitu matang, maka tahun ini kami merayakannya dalam skala kecil di rumah ini. Setiap tahun kami rayakan,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Gema Sadhana Hashim S. Djojohadikusumo menyambut baik perayaan tersebut. Ia berharap semangat Dipawali dapat membawa energi positif bagi bangsa Indonesia.

“Saya haturkan terima kasih kepada teman-teman atas undangan ini. Ini adalah acara yang sangat sakral bagi masyarakat Hindu, yang melambangkan kebaikan mengalahkan kejahatan,” ujar Hashim.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.