Dark/Light Mode

Dapur Gizi Desa Jadi Bukti Nyata Kolaborasi Lawan Stunting

Rabu, 22 Oktober 2025 17:39 WIB
Dapur SPPG milik Yudi Ramadan, Ketua Yayasan Binar Bersama Hirasma, di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. (Foto: Istimewa)
Dapur SPPG milik Yudi Ramadan, Ketua Yayasan Binar Bersama Hirasma, di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Yayasan Surya Jaga Pangan Nusantara, Bungas T. Fernando Duling, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat untuk mewujudkan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Hal itu disampaikan Bungas saat berkunjung ke Dapur Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) milik Yudi Ramadan, Ketua Yayasan Binar Bersama Hirasma, di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Sosok yang juga aktif sebagai Sekretaris Jenderal DPP Advokasi Rakyat untuk Nusantara (ARUN) itu mengingatkan para mitra yayasan agar tetap berkomitmen mempercepat penurunan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan rakyat sesuai visi Asta Cita.

Dapur SPPG ini adalah salah satu wujud sinergi antara pemerintah desa, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mencapai target penurunan angka stunting serta membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujar Bungas, seperti keterangan yang diterima redaksi, Rabu (22/10/2025).

Baca juga : Inisiator Gempita Puji Teddy, Sosok Muda di Balik Efektivitas Komunikasi Prabowo-Gibran

Ia menambahkan, keberadaan dapur SPPG dan program MBG (Menu Bergizi Gratis) juga membuka lapangan kerja bagi warga sekitar serta menggerakkan ekonomi lokal melalui kebutuhan bahan pangan dan susu harian.

Bungas berharap, Yayasan Binar Bersama Hirasma terus menjaga kualitas makanan yang diterima penerima manfaat program MBG.

Yayasan Binar Bersama Hirasma memiliki beberapa titik Dapur SPPG, di antaranya di Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat; Kelurahan Sidorame Barat, Kecamatan Medan Perjuangan; Desa Simata Niari, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan; Kecamatan Sungai Kanan, Desa Sabungan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan; dan Desa Pangarungan, Kecamatan Torgamba, yang kini masih tahap persiapan.

Baca juga : Sumur Minyak Rakyat Muba, Bukti Negara Hadir Untuk Wong Cilik

Namun, pengajuan Dapur SPPG di Jl. Pasar I Tanjung Sari No. 329, Kecamatan Medan Selayang, ditolak oleh Sistem Portal Badan Gizi Nasional (BGN). Penolakan itu terjadi karena adanya kesalahan informasi dari Karet SPPI Sumatera Utara pada 4 September 2025, yang menyebut masih ada kuota di Medan Selayang. Saat diverifikasi, ternyata data BGN menunjukkan kuota sudah penuh.

Ketua Yayasan Binar Bersama Hirasma, Yudi Ramadan, menjelaskan bahwa Dapur SPPG di Tanjung Sari saat ini sedang di-review oleh pihak BGN.

“Kami sudah mengajukan pada Pimpinan BGN agar status pengajuan SPPG di Tanjung Sari dapat diverifikasi sesuai fakta di lapangan. Verifikasi itu dilakukan pada 4 Agustus 2025 oleh SPPI (Sarjana Pembaharuan Penggerak Indonesia) yang bernama Naufal Fikri,” pungkas Yudi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.