Dark/Light Mode

Para Pejabat Bersedia Pakai Si Maung, Pemerintah Genjot Proyek Mobil Nasional

Kamis, 23 Oktober 2025 08:30 WIB
Foto: Antara
Foto: Antara

RM.id  Rakyat Merdeka - Ajakan Presiden Prabowo Subianto agar para pejabat negara menggunakan mobil Maung produksi PT Pindad disambut antusias para menteri. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, pemerintah berencana menggenjot proyek mobil nasional.

Ajakan itu disampaikan Kepala Negara dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025). Dalam arahannya, Prabowo meminta anggota Kabinet Merah Putih menggunakan mobil Maung saat menjalani agenda kenegaraan.

“Sebentar lagi saudara-saudara semua harus pakai Maung. Saya nggak mau tahu itu. Mobil-mobil bagus pakai kalau libur saja, ya pada saat saya nggak panggil kau, bolehlah kau pakai mobil itu,” ujar Prabowo.

Menurutnya, Indonesia patut berbangga karena telah mampu memproduksi mobil sendiri. Prabowo bahkan menunjukkan kebanggaannya dengan mengendarai Maung usai dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024.

Ajakan Presiden tersebut disambut positif oleh para menteri. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengaku siap menggunakan Maung sebagai kendaraan operasionalnya. Apalagi mobil tersebut merupakan produk dalam negeri.

Baca juga : Fraksi Golkar Apresiasi Kebijakan Pemerintah Turunkan Harga Pupuk Subsidi

“Kalau itu produksi dalam negeri, kita pakai. Yang disiapin negara, kita pakai,” katanya.

Senada, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menilai ajakan Prabowo merupakan langkah nyata untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap produk nasional. Ia pun siap menggunakan mobil Maung.

“Saya kira ini akan jadi benchmark, dan kelihatan juga gagah gitu ya,” ujarnya sambil tersenyum.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan Indonesia tidak boleh kalah dari Vietnam yang telah berhasil memproduksi mobil nasional.

Hanif mengungkapkan, saat ini dirinya masih menggunakan mobil hybrid berbahan bakar bensin dan listrik, karena mobil itu lebih cocok untuk perjalanan dinas jarak jauh hingga ke pedesaan.

Baca juga : Lindungi Generasi Muda, Pemerintah Gencarkan Perang terhadap Narkoba

“Nah, kesediaan setrumnya itu kan agak susah kalau listrik. Jadi kami masih sewa karena jarang di kantor,” jelasnya.

Proyek Strategis Nasional

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengusulkan agar proyek mobil nasional dimasukkan ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Dengan status PSN, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dapat mempercepat proses produksi Maung.

“Sudah kami tandatangani pengusulannya,” kata Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (21/10/2025).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga membuka peluang agar Maung masuk dalam daftar PSN. Meski demikian, politikus Partai Gerindra itu belum dapat memaparkan detail skema proyek tersebut karena masih dalam tahap pembahasan awal.

Baca juga : Kemenperin Catat Kinerja Positif Sub Sektor IPNM Pada Satu Tahun Pemerintahan Prabowo–Gibran

“Kita harus tetapkan dulu cita-cita dan target bahwa kita mampu memproduksi mobil buatan anak bangsa sendiri,” tegasnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Lalu bagaimana kesiapan anggarannya? Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran pengadaan mobil Maung sudah tersedia. Namun, menurutnya, kapasitas produksi PT Pindad saat ini belum mencukupi kebutuhan untuk seluruh pejabat negara.

“Rupanya kapasitas PT Pindad belum cukup. Jadi (anggarannya) dikembalikan tahun ini,” ungkap Purbaya.

Ia menambahkan, pencairan anggaran akan disesuaikan dengan kesiapan industri. Jika produksi dalam negeri sudah mampu memenuhi permintaan, Kementerian Keuangan siap menyalurkan dananya.

“Tergantung industrinya. Uangnya sudah siap, tapi kalau saya ikut campur ke industri, nanti dibilang cawe-cawe. Tapi kami siap,” tegas mantan Ketua Dewan Komisioner LPS itu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.