Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Para Sultan dan Tokoh Bangsa Deklarasikan Forum Keberagaman Nusantara
Selasa, 28 Oktober 2025 11:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sejumlah Sultan dan tokoh bangsa dari berbagai daerah di Indonesia mendeklarasikan Forum Keberagaman Nusantara (FKN) di halaman Kadaton Kesultanan Ternate, Maluku Utara, Senin (27/10/2025). Forum ini dibentuk sebagai wadah kebangsaan untuk memperkuat nilai-nilai keberagaman, toleransi, dan persatuan dalam menyongsong satu abad kemerdekaan Indonesia.
Deklarasi tersebut dihadiri mantan Wakil Presiden K.H. Ma’ruf Amin yang juga didapuk sebagai Ketua Dewan Pembina FKN Pusat. Kehadiran Ma’ruf Amin menandai kelanjutan dari deklarasi serupa yang sebelumnya dilaksanakan di Medan, Sumatera Utara, pada 2023.
“Deklarasi di Kesultanan Ternate ini menjadi simbol kuatnya komitmen kebangsaan kita untuk menjaga keutuhan negara dari berbagai potensi konflik sosial, agama, dan etnis. Keberagaman harus menjadi kekuatan, bukan perpecahan,” ujar Kiai Ma’ruf, dalam sambutannya.
Baca juga : Kemendagri Ajak Sekda dan Kepala Bappeda Selaraskan Program Pusat-Daerah
Dia menegaskan, Forum Keberagaman Nusantara diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas budaya, generasi, dan agama untuk memperkuat fondasi moral bangsa. “Jika ikatan kebangsaan melalui Forum Keberagaman Nusantara ini terjaga, potensi konflik akan sangat kecil terjadi,” tambahnya.
Dalam deklarasinya, FKN menegaskan enam poin utama yang menjadi dasar gerakan, yaitu lain: menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa, menjaga komitmen terhadap perbedaan suku dan agama, melawan segala bentuk diskriminasi, serta meneguhkan toleransi dan inklusivitas berkeadilan.
Selain itu, forum ini juga mendorong kolaborasi lintas generasi, menghidupkan kembali nilai-nilai leluhur dan kearifan lokal, serta menumbuhkan rasa saling menghormati antarwarga bangsa.
Dukungan terhadap Pemerintahan Prabowo
Baca juga : Pertamina Siapkan Talenta Energi Masa Depan, Rekrut 1.552 Lulusan Baru
Forum Keberagaman Nusantara juga menyatakan dukungan penuh terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya mewujudkan amanat Pasal 33 UUD 1945, yakni pembangunan ekonomi nasional berbasis gotong royong dan keadilan sosial.
Dalam pernyataannya, FKN memandang pelaksanaan Pasal 33 perlu dilakukan melalui empat bingkai pendekatan:
- Bingkai Politis, yang menekankan dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam penguatan sektor riil dan kemandirian ekonomi;
- Bingkai Teologis, dengan menanamkan nilai keadilan dan kemaslahatan dalam setiap kebijakan ekonomi;
- Bingkai Sosiologis, yang melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan ekonomi nasional; dan
- Bingkai Yuridis, yang memastikan seluruh kebijakan ekonomi dijalankan sesuai konstitusi dan supremasi hukum.
Menurut Kiai Ma’ruf, keempat bingkai tersebut menggambarkan pendekatan komprehensif dalam membangun ekonomi kerakyatan yang berkeadilan. “Nilai-nilai spiritual, politik inklusif, dan partisipasi sosial harus berjalan beriringan dengan kepastian hukum,” ujarnya.
Baca juga : BNI & Badan Bank Tanah Perkuat Kolaborasi Strategis, Kebut Pembangunan Nasional
Forum Keberagaman Nusantara diisi para Sultan, pemuka adat, tokoh agama, akademisi, dan elemen masyarakat sipil dari berbagai wilayah. Forum ini diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat kembali semangat gotong royong dan meneguhkan Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya