Dark/Light Mode

Atap Asrama Pesantren Syekh Abdul Qodir Ambruk, Kemenag Berduka dan Beri Bantuan

Rabu, 29 Oktober 2025 22:14 WIB
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno (Foto: Dok. Kemenag)
Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Amien Suyitno (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Agama (Kemenag) berduka atas peristiwa ambruk atap satu ruang asrama putri di Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani, Situbondo. Kemenag prihatin dan akan segera menyalurkan bantuan Rp 200 juta untuk renovasi asrama.

"Kami sampaikan duka cita atas peristiwa ini," terang Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, di Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Bantuan akan diantar langsung Direktur Pesantren Basnang Said, Rabu (30/10/2025). "Insya Allah Kemenag akan beri bantuan Rp 200 juta dan itu akan diantar langsung Direktur Pesantren pada Kamis besok," sambungnya.

Baca juga : Dirut Asabri Bersama Menhan Gelar Kunjungan Kedukaan Ke Pangkep Dan Kebumen

Suyitno menjelaskan, berdasarkan laporan Kantor Kemenag Situbondo, atap asrama putri Pesantren Syekh Abdul Qodir Jailani ambruk pada hari ini, pukul Kamis 00.30 WIB. Saat itu, kondisi cuaca hujan deras disertai angin kencang. Luas ruangan asrama putri itu sekitar 48 meter persegi.

"Saat kejadian, dalam ruang asrama yang ambruk itu ada 19 santri putri. Mereka langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat oleh K.H. Muhammad Hasan Nailul Ilmi beserta pengurus pondok pesantren," papar Suyitno.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ada 11 santri putri yang luka. Sebanyak enam santri mendapat penanganan di Puskemas Besuki. Sementara empat orang diperiksa di RSUD Besuki (2 orang rawat jalan, sedangkan 2 orang opname ). Ada 1 orang yang dirawat di RSIA Jatimed.

Baca juga : Kembangkan Pesantren Ramah Anak, Menag Bentuk Satgas Pencegahan Kekerasan

Ada satu santri putri yang meninggal dunia atas nama Putri Helmikia Okta Viantika. Almarhumah meninggal sekitar pukul 05.37 WIB di RSIA Jatimed dan dikebumikan pada pukul 08.00 WIB.

"Kita doakan semoga santri yang wafat mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Santri yang luka semoga lekas sehat dan pulih. Aamiin," sambungnya.

Dia berharap, peristiwa sejenis tidak terjadi lagi. Pihaknya telah melakukan proses pendataan agar dapat dilakukan proses afirmasi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.