Dark/Light Mode

Belajar Dari Multistrada, Andi Gani Dorong Terbentuknya DKBN

Jumat, 7 November 2025 20:28 WIB
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dalam konferensi pers di Kantor DPP KSPSI, di Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: KSPSI
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea dalam konferensi pers di Kantor DPP KSPSI, di Jakarta, Jumat (7/11/2025). Foto: KSPSI

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mendorong Pemerintah segera mengumumkan pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN).

Lembaga di bawah Presiden Prabowo Subianto ini diyakini menjadi solusi atas masalah buruh.

"KSPSI sebagai konfederasi buruh terbesar mendorong Pemerintah untuk segera mengumumkan DKBN karena dampak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) saat ini sudah cukup luar biasa sekarang," kata Andi Gani dalam konferensi pers di Kantor DPP KSPSI, di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Andi Gani mengungkapkan, saat ini persoalan PHK di Tanah Air cukup memprihatinkan. Terkini, upaya PHK terhadap 285 buruh PT Multistrada Arah Sarana Beruntung, upaya ini bisa dibatalkan dan ratusan buruh dipastikan dapat kembali bekerja mulai Senin (10/11/2025).

Baca juga : BCA Syariah Dan Adrie Basuki Kolaborasi Dorong Fashion Berkelanjutan

Pembatalan itu, dilakukan usai perusahaan mencabut surat PHK pada Jumat (7/11/2025).

Pembatalan PHK ini, terjadi seusai inspeksi mendadak (sidak) oleh pimpinan DPR yang dipimpin Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, menyusul laporan serikat pekerja soal pelanggaran Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dalam proses efisiensi yang dilakukan perusahaan.

"Saya sendiri tidak memberi tahu siapa pun sebelumnya, bahkan jajaran saya tidak tahu akan ada sidak. Dan benar, kita menemukan adanya pelanggaran PKB karena efisiensi dilakukan tanpa perundingan dengan serikat pekerja," terangnya.

Andi Gani menjelaskan, PHK sepihak terhadap buruh dilakukan tanpa komunikasi, bahkan lewat email.

Baca juga : Koperasi Dan UMKM Bisa Garap Tambang, Prabowo Dorong Pemerataan Ekonomi Rakyat

"Saya bersyukur atas langkah cepat Pak Dasco dan Pemerintah. Ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak agar perjanjian kerja bersama dihormati," tambahnya.

Selain isu Multistrada, Andi Gani juga menyinggung kasus serupa di PT Danbi International, Garut, di mana 1.500 buruh di-PHK sepihak setelah perusahaan tutup mendadak. KSPSI berhasil memenangkan gugatan di pengadilan untuk menyita aset perusahaan sebagai ganti pesangon.

Untuk itu, Penasihat Kapolri ini menyakini permasalahan perburuhan ini bisa segera dituntaskan jika DKBN sudah terbentuk. Andi Gani membocorkan Presiden Prabowo dalam waktu sangat dekat akan segera mengumumkannya.

Menurutnya, struktur kepengurusan sudah ada. DKBN akan terdiri dari tokoh-tokoh pimpinan buruh seluruh Indonesia dan juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) untuk menghadapi isu PHK.

Baca juga : Maguire Jadi Pahlawan, Liverpool Terbenam Di Anfield

"Akan duduk pimpinan buruh di sana, lalu akan duduk akademisi dari universitas-universitas yang mempunyai keberpihakan kepada perjuangan buruh dan keselamatan buruh," ungkapnya.

Nantinya, DKBN tidak hanya mengurus persoalan serikat pekerja, upah minimum, dan PHK. Namun, lebih luas lagi seperti membahas kesejahteraan, pendidikan anak-anak buruh, dan juga buruh sendiri.

DKBN dipastikan memiliki landasan hukum yang kuat karena menjadi badan di bawah Presiden secara langsung.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.