Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Presiden Rehabilitasi Dua Guru, Gus Falah Sebut Keadilan Ditegakkan
Jumat, 14 November 2025 11:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat, Nasyirul Falah Amru, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang memberikan rehabilitasi kepada dua guru Aparatur Sipil Negara dari Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Kedua guru sebelumnya dipecat dan divonis satu tahun penjara oleh Mahkamah Agung akibat pungutan iuran untuk membantu membayar gaji 10 guru honorer yang telah disetujui komite sekolah.
Politikus yang akrab disapa Gus Falah itu menilai, keputusan Presiden Prabowo menunjukkan empati dan keberpihakan terhadap korban ketidakadilan hukum.
Baca juga : Rehabilitasi 2 Guru, Prabowo Tunjukkan Keadilan Dengan Hati
“Langkah Presiden itu merupakan perwujudan dari penegakan keadilan, karena kedua guru tersebut sejatinya korban ketidakadilan,” tegas Gus Falah, Jumat (14/11/2025).
Menurut anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut, kedua guru diberhentikan secara tidak adil setelah divonis bersalah, padahal sumbangan yang dikumpulkan bersifat sukarela untuk membantu guru honorer yang tidak menerima gaji.
Ia menambahkan bahwa kasus ini semestinya menjadi pengingat bahwa pemenuhan hak guru honorer harus menjadi perhatian semua pihak.
Baca juga : Prabowo Beri Rehabilitasi untuk Dua Guru Luwu Utara, Hak dan Martabat Dipulihkan
Gus Falah juga menyebut keputusan Presiden Prabowo harus menjadi dorongan bagi aparatur pemerintah, agar lebih peduli pada kepentingan guru honorer.
“Kedua guru itu saja peduli pada hak guru honorer, mosok aparatur negara tidak, malah mereka dihukum. Keputusan Presiden itu seharusnya menjadikan aparatur negara peduli pada pemenuhan hak guru honorer,” ujarnya.
Sebelumnya, surat rehabilitasi untuk dua guru SMAN 1 Masamba, Abdul Muis dan Rasnal, ditandatangani langsung oleh Presiden Prabowo di hadapan keduanya di ruang tunggu VVIP Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.
Baca juga : Zakat Revolusi, Dari Ibadah Menuju Kekuatan Peradaban Global
Penandatanganan dilakukan tak lama setelah Presiden tiba dari kunjungan kenegaraan di Sydney, Australia. Presiden Prabowo sempat membaca surat tersebut sebelum membubuhkan tanda tangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya