Dark/Light Mode

Revitalisasi Pasar Taman Puring Masih Menunggu Kesepakatan Pedagang

Jumat, 17 Oktober 2025 11:35 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan bakal segera melakukan revitalisasi Pasar Taman Puring yang terbakar setelah mendapatkan kesepakatan dengan para pedagang.

"Saya sudah dua kali menerima para pedagang Taman Puring. Ketika saya, apa, ketika kebakaran terjadi, selesai, saya sudah berkeinginan untuk segera melakukan perbaikan," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Namun, upaya Pemerintah sempat terhambat oleh ketidaksepahaman internal di kalangan pedagang. Pramono mengungkapkan ada sebagian dari asosiasi pedagang yang menolak rencana perbaikan.

Baca juga : PT Tristar Transindo Komit Bangun Budaya Keselamatan Zero Accident

"Asosiasi Pedagang ada yang kemudian menolak untuk dilakukan perbaikan secara terbuka dan viral," jelasnya.

Penolakan ini menjadi perhatian serius bagi Pemprov. Pramono menekankan pentingnya kesepakatan internal di antara para pedagang sebelum Pemerintah melangkah lebih lanjut dalam proses revitalisasi.

"Saya bilang tolong dipastikan dulu, diselesaikan dulu di internal. Jangan kemudian nanti ketika pemerintah Jakarta akan melakukan perbaikan, mereka masih menolak seperti pada waktu ketika saya memang berkeinginan untuk melakukan perbaikan," ujarnya.

Baca juga : Satya JKN Award 2025 Dorong Perlindungan Kesehatan Pekerja

Sebagai informasi, Pasar Taman Puring dilanda kebakaran pada Senin (28/7/2025) malam. Sekitar 500 kios dan isinya hangus terbakar.

Kondisi tersebut tidak menyurut­kan semangat para pedagang. Dengan tenda, meja dan terpal seadanya, mereka menggelar dagangan di trotoar, pinggir Jalan Kyai Maja. 

“Kalau tidak dagang, mau makan apa,” kata Amar Zaki, salah se­orang pedagang kepada Rakyat Merdeka, Jumat (8/8/2025).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.