Dark/Light Mode

JIHN Ajak Publik Kawal Pemerintahan Prabowo Berantas Korupsi

Rabu, 3 Desember 2025 22:28 WIB
Jaringan Intelektual Hukum Nasional (JIHN) menggelar diskusi publik untuk mengupas tekad pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas tindak pidana korupsi. Foto: JIHN
Jaringan Intelektual Hukum Nasional (JIHN) menggelar diskusi publik untuk mengupas tekad pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas tindak pidana korupsi. Foto: JIHN

RM.id  Rakyat Merdeka - Jaringan Intelektual Hukum Nasional (JIHN) menggelar diskusi publik untuk mengupas tekad pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas tindak pidana korupsi.

Diskusi yang dilaksanakan di Jakarta pada Senin (1/12/2025) ini, menghadirkan sejumlah narasumber yang menyampaikan pandangan terhadap arah dan efektivitas pemberantasan korupsi nasional.

Dalam paparannya, Uchok Sky Khadafi menyoroti komitmen Presiden Prabowo yang menyatakan akan mengejar koruptor hingga Antartika.

Baca juga : Prabowo: Perubahan Iklim Nyata, Pemerintah Harus Berfungsi Jaga Lingkungan

Ia menilai komitmen tersebut perlu dibuktikan melalui kebijakan konkret. Uchok mengajak generasi Z mengawal pemerintahan Prabowo yang tengah berupaya memerangi koruptor.

Narasumber lainnya, Firman Tendry Masengi mengingatkan korupsi terjadi karena niat yang memang sudah terbentuk dari awal. Menurutnya, akar korupsi tidak hanya berada pada pelaku, tetapi juga pada desain sistem yang mengaturnya.

Sementara, Tejo Asmoro memperdalam diskusi melalui perspektif budaya. Ia menyatakan budaya korup di Indonesia telah mengakar sejak kecil melalui contoh perilaku yang dianggap normal.

Baca juga : Tiba Di Tapanuli Tengah, Prabowo Cek Posko Dan Dapur Umum Korban Banjir

Tejo menyerukan perubahan besar-besaran pada sistem pendidikan, kebudayaan, dan tata kelola elite negara.

Sedangkan Ketua Jaringan Intelektual Hukum Nasional, Riswan Siahaan berharap pemerintah memberikan atensi pada diskusi kali ini.

Tujuannya agar Pemerintah Pusat hingga daerah lebih konkret dalam menjalankan tugas dan tanggungjawab. "Korupsi adalah musuh kita bersama,” tutup Riswan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.