Dark/Light Mode

Putin Tawarkan Kerja Sama Pertahanan Hingga Pertanian Ke Prabowo

Kamis, 11 Desember 2025 11:40 WIB
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, di Moskow, Rusia, Rabu (10/12/2025). (Foto: Tim Media Presiden RI)
Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin, di Moskow, Rusia, Rabu (10/12/2025). (Foto: Tim Media Presiden RI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Rusia Vladimir Putin memastikan pemerintahannya akan terus memperkuat hubungan strategis dengan Indonesia. Putin menawarkan berbagai peluang kerja sama. Dari pertahanan, energi, hingga sektor pertanian.

Putin mengungkap prospek kerja sama kedua negara sangat luas di bidang pertanian dan pertahanan.

"Kami juga memiliki banyak proyek menarik dalam bidang kerja sama industri serta di sektor pertanian. Bahkan, dalam hubungan pertanian kita, terdapat surplus tertentu yang menguntungkan Indonesia," kata Putin saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Moskow, Rusia, Rabu (10/12/2025).

Putin menegaskan, surplus tersebut bukan masalah bagi Rusia. Sebaliknya, Rusia siap mencari cara untuk memperluas hubungan dagang, terutama di sektor pangan dan komoditas pokok.

Baca juga : Dukung Ketahanan Bisnis, Peruri Komit Transformasi Dan Keberlanjutan

"Kami tidak mengeluh, dan kami siap mencari cara untuk mengembangkan hubungan ini lebih jauh. Saya kira pasokan gandum ke pasar Anda sedikit menurun, tetapi itu juga merupakan salah satu topik yang dapat kita bahas hari ini," terangnya.

Di bidang pertahanan, Putin menegaskan hubungan kedua negara selama ini sangat erat. Indonesia, katanya, adalah mitra tradisional Rusia di sektor kerjasama teknis-militer.

"Kita secara tradisional memiliki hubungan yang sangat kuat dalam bidang kerja sama teknis-militer. Indonesia adalah mitra tradisional kami di bidang ini," paparnya.

Ia menambahkan bahwa hubungan kementerian pertahanan kedua negara berkembang dengan baik, didukung pertukaran pendidikan dan pelatihan bagi para perwira Indonesia di berbagai lembaga militer Rusia.

Baca juga : Menteri Ara dan Menkum Bahas Finalisasi UU Perumahan dan Bantuan Rumah Bencana

"Hubungan antara kementerian pertahanan kita berkembang dengan baik pada tingkat kerja sama profesional. Para spesialis Indonesia secara rutin mengikuti pendidikan di universitas kami, termasuk universitas militer, dan kami siap memperluas kerja sama ini," ungkapnya.

Tak hanya pertahanan, Putin juga mengungkap hubungan antar masyarakat dalam hal pariwisata terus meningkat. Menurutnya, pariwisata antara kedua negara berkembang pesat, didorong oleh penerbangan langsung serta kebijakan visa yang lebih mudah.

"Hubungan kemanusiaan juga terus meningkat. Jumlah wisatawan bertambah, dari kedua belah pihak. Hal ini difasilitasi oleh adanya penerbangan langsung dan kemudahan visa," jelasnya.

Putin kemudian menyambut status baru Indonesia sebagai anggota penuh BRICS. Ia menyebut langkah ini sebagai perubahan geopolitik penting bagi tatanan ekonomi global.

Baca juga : Perbanyak Kantong Parkir Dan Rekayasa Lalu Lintas

"Kami sangat gembira bahwa Indonesia telah menjadi anggota penuh BRICS, dan saat ini sedang berlangsung perundingan dengan Uni Ekonomi Eurasia untuk pembentukan zona perdagangan bebas," pungkasnya.

Sebelumnya Putin juga menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir yang menimpa masyarakat Indonesia di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.