Dark/Light Mode

Parade Kebudayaan Museum Perang Sintuak Dorong Semangat Perjuangan Lewat Seni

Minggu, 14 Desember 2025 15:17 WIB
Salah satu penampilan seni di Parade Kebudayaan Museum Perang Sintuak. (Foto: Dok. Parade Kebudayaan)
Salah satu penampilan seni di Parade Kebudayaan Museum Perang Sintuak. (Foto: Dok. Parade Kebudayaan)

RM.id  Rakyat Merdeka - Parade Kebudayaan Museum Perang Sintuak telah digelar pada 5–6 Desember 2025 dengan mengusung tema “1945 Berjuang dengan Senjata dan 2025 Berjuang dengan Seni Budaya”.

Kegiatan ini menegaskan pergeseran makna perjuangan dari perlawanan fisik menuju upaya pelestarian identitas budaya.

Parade tersebut menampilkan beragam kesenian tradisional khas Sintuak, di antaranya Simarantang Sintuak, tambua tasa Sintuak, serta berbagai pertunjukan seni budaya lainnya.

Baca juga : Mendekati Perayaan Nataru, Infrastruktur Dan Stok BBM Kunci Lancarnya Perjalanan

Rangkaian kegiatan diawali Jumat 5 Desember 2025, dengan workshop film yang melibatkan Nan Tumpah, Komune Film, dan Tageh Film, dilanjutkan pemutaran film layar tancap pada malam harinya yang menayangkan karya Tageh Film dan Komune Film.

Puncak acara telah berlangsung Sabtu 6 Desember 2025  menampilkan 15 pertunjukan seni budaya, yang meliputi tari tradisional, randai, pantomim, tapuak galembong, tarian api, hingga musik saluang.

Parade Kebudayaan ini dipimpin Yusron Alhasta selaku Direktur Parade Kebudayaan dan Putri Rahmawati sebagai Ketua Panitia.

Baca juga : Pemulihan Listrik Aceh Berlanjut, Komisi XII DPR Apresiasi Perjuangan Petugas

Ketua Panitia Parade Kebudayaan Museum Perang Sintuak Putri Rahmawati, menyampaikan, kegiatan ini tidak hanya bertujuan melestarikan dan mengembangkan seni budaya tradisi Sintuak, tetapi juga menjadi sarana penggalangan dana pascabencana serta doa bersama bagi para korban galodo dan banjir.

"Semangat perjuangan yang dahulu diwujudkan dengan senjata kini diterjemahkan melalui upaya menjaga keberlanjutan seni dan budaya daerah agar tidak tergerus perkembangan zaman," ujar Putri dalam keterangannya, Minggu (14/12/2025).

Direktur Parade Kebudayaan Yusron Alhasta menegaskan, bahwa parade ini diharapkan mampu membangkitkan semangat seniman muda Sintuak Toboh Gadang untuk terus melestarikan dan mengembangkan seni budaya.

Baca juga : Putin Tawarkan Kerja Sama Pertahanan Hingga Pertanian Ke Prabowo

Yusron menambahkan, kegiatan ini juga sekaligus memperkuat solidaritas sosial melalui penggalangan dana bagi korban bencana banjir.

Acara tersebut dihadiri dan dibuka Nurmatias selaku Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III Sumatera Barat.

Turut hadir Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Barat yang mewakili Gubernur Sumatera Barat, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, serta perwakilan Kerapatan Adat Nagari Sintuak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.