Dark/Light Mode

Prabowo Tak Peduli Ditertawakan Saat Bicara Kekuatan Asing, Demi Lindungi Negara

Rabu, 24 Desember 2025 17:46 WIB
Foto: M. Wahyudin/RM.
Foto: M. Wahyudin/RM.

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, dirinya kerap ditertawakan ketika bicara soal kekuatan asing. Meski begitu, Prabowo tak peduli. Yang penting baginya adalah melindungi kekayaan negara.

Prabowo menyampaikan hal itu saat menyaksikan penyerahan Rp 6,6 triliun dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas) PKH dan Kejaksaan Agung (Kejagung), di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta Selatan, Rabu (24/12/2025).

"Kalau saya bicara kekuatan asing, saya diketawain. Saya tidak peduli," tegas Prabowo.

Baca juga : Dubes Abdul Kadir Jailani Serahkan Surat Kepercayaan Kepada Presiden Steinmeier

Kepala Negara menyatakan, dirinya ingin melindungi kekayaan negara dari segala bentuk "perampokan".  Dia mengibaratkan negara seperti tubuh manusia. Sementara uang dan kekayaan negara merupakan darah yang menopang kehidupan.

“Kalau badan manusia tiap hari bocor, bocor, bocor, bocor sekian cc, di ujungnya badan itu kolaps, mati. Negara sama,” ucapnya.

Prabowo menyebut, kebocoran kekayaan negara dapat terjadi melalui berbagai praktik pelanggaran hukum, seperti perampokan sumber daya, laporan palsu, penyuapan pejabat, hingga praktik penyelundupan.

Baca juga : Yang Penting Penanganannya Skala Nasional

"Di ujungnya kekayaan kita bocor, bocor, bocor, dirampok, dicuri, laporan palsu, underinvoicing, pejabat disogok, nyelundup keluar, nyelundup ke dalam. Bagaimana negara bisa bertahan?” tambahnya.

Oleh karena itu, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk mengabdi sepenuhnya kepada rakyat Indonesia. Ia mengaku siap mempertaruhkan nyawanya demi kepentingan bangsa dan negara.

"Saya dipilih, saya dilantik oleh rakyat Indonesia. Saya akan mati untuk rakyat Indonesia. Bagi saya, mati untuk rakyat kehormatan bagi saya," tegas Prabowo sambil menunjuk-nunjuk. Matanya melotot.

Baca juga : Rakor Pengamanan Nataru, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Lintas Sektor

Menurut dia, jika pemerintah sudah bekerja dengan benar maka pasti ada pihak-pihak tertentu yang tidak suka.

“Apa pun anasir-anasir antek-antek asing dan mereka-mereka yang selalu tidak mau melihat Indonesia kuat,” tandas Prabowo.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.