Dark/Light Mode

Helikopter Presiden Prabowo Di Aceh Digunakan Mualem Untuk Tinjau Bencana

Senin, 29 Desember 2025 12:54 WIB
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya dalam konferensi pers terkait pemulihan dan rencana strategis pasca-bencana menjelang akhir tahun, Senin (29/12/2025). Foto: Setpres RI
Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya dalam konferensi pers terkait pemulihan dan rencana strategis pasca-bencana menjelang akhir tahun, Senin (29/12/2025). Foto: Setpres RI

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya mengungkap sisi lain Presiden Prabowo Subianto dalam menangani bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Kata Teddy, sejak awal bencana, Prabowo telah mengirimkan helikopter pribadinya untuk digunakan langsung oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf alias Mualem.

"Sejak minggu pertama bencana, Bapak Presiden langsung mengirimkan helikopter pribadi beliau ke Aceh untuk digunakan oleh Gubernur Aceh beserta timnya," kata Teddy dalam konferensi pers terkait pemulihan dan rencana strategis pasca-bencana menjelang akhir tahun, Senin (29/12/2025).

Baca juga : Presiden KSPSI Dan Kapolri Dukung Museum Dan Rumah Singgah Marsinah

Teddy menjelaskan, helikopter tersebut digunakan untuk mendukung mobilitas Mualem dalam menjangkau wilayah terdampak.

"Silakan digunakan ke mana pun untuk berkeliling Aceh, itu sejak Minggu pertama,” tambah Teddy.

Selain dukungan dari Presiden, penanganan bencana di Aceh juga diperkuat oleh TNI Angkatan Udara (AU). Pada Sabtu (28/12/2025), TNI AU kembali menerjunkan dua unit helikopter untuk mendistribusikan bahan pangan ke wilayah terdampak banjir bandang dan longsor.

Baca juga : Pakai Motor, Polres Aceh Tengah Salurkan Logistik Ke Korban Bencana

Dua helikopter tersebut mengangkut logistik ke tujuh desa yang tersebar di tiga kabupaten di Aceh. Sehari sebelumnya, Jumat (27/12/2025), TNI AU juga mengerahkan satu unit helikopter Caracal HT-7202 untuk mendistribusikan bantuan ke sejumlah desa di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

Di Kabupaten Bener Meriah, bantuan disalurkan ke Desa Gajah Putih sebanyak 750 kilogram, Desa Simpur 500 kilogram, dan Desa Hakim Peteri 500 kilogram. Sementara di Kabupaten Aceh Tengah, logistik dikirim ke Desa Segene sebanyak 750 kilogram dan Desa Wihni Durin 500 kilogram.

Distribusi bantuan melalui jalur udara dilakukan karena sejumlah wilayah masih terisolasi akibat jembatan putus dan rusaknya ruas jalan. Kondisi ini membuat akses darat belum memungkinkan digunakan secara optimal.

Baca juga : Ajak Parpol Koalisi Sinergi, AHY: Presiden Prabowo Sudah Benar Urus Bencana

Selain itu, TNI AU juga mengerahkan satu unit helikopter Caracal HT-7204 untuk menyalurkan logistik ke dua desa di Kabupaten Gayo Lues, yakni Desa Penan Kela dan Desa Paya Kumer, dengan total muatan masing-masing desa mencapai satu ton.

Langkah cepat pengiriman helikopter pribadi Presiden Prabowo serta dukungan armada udara TNI AU menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan dan pemulihan wilayah terdampak bencana di Aceh.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.